Republiknews.co.id

Adnan Dorong Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi Lewat Geliat Investasi

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pandemi Covid-19 memberikan pengaruh besar bukan hanya pada sektor kesehatan, melainkan pada sektor ekonomi. Hal ini lantaran pandemi Covid-19 memberikan pengaruh kepada penurunan ekonomi di setiap wilayah, seperti di Kabupaten Gowa.

Sehingga dalam memulihkan kondisi ekonomi yang ada. Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mendorong bagaimana terjadi aktivitas investasi di daerah yang dipimpinnya itu. Salah satunya melakukan kerjasama di bidang pertanian melalui sub sektor peternakan.

Adnan mengatakan, salah satunya dengan mengajak  PT. Cisarua Mountain Diary (Cimory) untuk melakukan pengembangan produksi peternakan melalui pengembangan susu sapi perah hingga produk olahan, serta desa wisata.

Menurutnya, situasi pandemi Covid-19 saat ini memang dibutuhkan dukungan dari sejumlah pihak khususnya dalam pemulihan ekonomi. Seperti yang diajarkan dalam teori Pentahelix, dimana ada lima unsur dalam pembangunan daerah, salah satunya adalah keterlibatan bisnisman atau swasta.

“Bisnisman ini mampu menciptakan lapangan pekerjaan agar bisa menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan di suatu daerah,” katanya, Selasa (02/03/2021).

Lanjutnya, di era saat ini kolaborasi sangat dibutuhkan untuk memajukan suatu daerah. Menurutnya pemerintah tidak bisa jalan sendiri harus membutuhkan dukungan dari semua pihak. Olehnya, kerjasama ini tentunya akan meningkatkan sektor perekonomian daerah. Apalagi memang ditengah pandemi Covid-19 pemulihan ekonomi sangat perlu dilakukan.

“Ditengah pandemi ini kita dituntut untuk terus melakukan inovasi dan berkarya untuk pertumbuhan sektor ekonomi daerah kita,” ungkapnya.

Adnan menjelaskan, bentuk kerjasama yang dilakukan khususnya untuk PT Cimory yakni Pemerintah Kabupaten Gowa mempersiapkan lahan. Selain itu pemerintah daerah dan akan mendapatkan benefit yang bermuara pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Gowa.

“Kita permudah investasinya, misalnya kita yang siapkan lahan dan dalam investasi yang dilakukan pastinya akan ada benefit yang diberikan kepada pemerintah daerah, inilah yang masuk pada PAD, jadi investasinya boleh full atau sharing yang jelas ada keuntungan yang diberikan kepada kabupaten,” katanya.

Sementara, Direktur PT Cimory Bambang Sutantio menyambut baik dengan adanya kerjasama ini. Dirinya mengaku siap membantu Kabupaten Gowa dalam pengembangan sapi perah hingga susu sapi perah.

“Kami pihak Cimory akan bersedia menjadi offteker dari susu yang di hasilkan di Kabupaten Gowa,” katanya.

Selain itu pihaknya juga akan membangun industri pengolahan susu di Kabupaten Gowa. Karena menurutnya salah satu permasalahan dari susu adalah tidak bisa tahan lama.

“Kami juga bersedia untuk memberikan bantuan teknis apabila dibutuhkan. Dan apabila nanti Kabupaten Gowa ingin melihat apa yang kami lakukan di perusahaan maka kami bersedia untuk sharing,” ujarnya.

Olehnya itu, dirinya berharap kerjasama ini dapat cepat direalisasikan agar bisa mendorong kemajuan Kabupaten Gowa.

“Kami sangat berharap bahwa kami bisa memberikan sumbangan yang cukup berarti bagi industri pariwisata di Kabupaten Gowa seperti yang kami lakukan di beberapa wilayah kerjasama kami,” harapnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang hadir menyaksikan penandatanganan MoU tersebut. Mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode ini juga berharap agar kerjasama ini bisa terealisasi secepatnya.

“Apa yang kita tandatangani hari ini satu tahun hasilnya sudah ada. Kami target 5 atau 6 bulan kedepan kita sudah mulai minum susu. 17 Agustus saya mau minim susunya disini,” harapnya. (Rhany)

Exit mobile version