REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan bersama Wakilnya Abd Rauf Malaganni (Adnan-Kio) melaksanakan buka puasa bersama para guru dan penggiat pendidikan di hari pertama Ramadan.
Berlangsung di pelataran Rumah Jabatan Bupati Gowa, buka puasa bersama ini dihadiri Guru Sanggar Pendidikan Anak Saleh (SPAS), Satpol Pendidikan dan unsur lainnya.
Adnan mengatakan, buka puasa ini tentu menjadi salah satu cara untuk menjaga silaturahmi dan hubungan emosional di antara seluruh pihak yang ada.
“Hubungan silaturahmi dan emosional antara masyarakat dan pemerintah memang harus dibangun semakin kuat. Sebab, kita semua adalah satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan untuk membangun daerah ini lebih baik dan lebih sejahterah dimasa yang akan datang,” katanya, dalam pertemuan, kemarin.
Satuan kesatuan dalam bentuk kekompakan ini tentunya terlihat dalam pencapaian yang telah berhasil diraih. Salah satunya Pemkab Gowa berhasil meraih 213 penghargaan internasional, nasional dan juga provinsi.
“Ini bukan kerjanya bupati dan wakil bupati, tapi ini adalah kerja kita semua. Tidak ada kesuksesan bisa di raih dengan cara individulistik, tetapi harus dengan cara berkolaborasi dan bekerjasama dengan seluruh pihak yang ada,” ujarnya.
Lanjutnya, saat ini Kabuapten Gowa terus menunjukkan tanda-tanda keberhasilan dan kemajuan. Hal tersebut dilihat dengan Kabupaten Gowa kembali mewakili Sulawesi Selatan pada Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) pada tingkat nasional.
“Kemarin kita sudah melakukan tahap wawancara, paparan dan verifikasi lapangan oleh tim penilai utama, tim penilai independen, dan tim penilai tekhnis dari pemerintah pusat. Mohon doa kita semuanya agar kita masuk tiga besar,” harapnya.
Tak hanya itu, Ia juga menyampaikan bahwa dalam membangun wilayah ini memang membutuhkan sebuah keberlanjutan. Tanda-tanda keberhasilan itu bisa diraih kalau seluruh program yang telah kita rencanakan dapat dilanjutkan, salah satunya program di bidang pendidikan.
“Selain program seperempat abad, kita juga memiliki program mahasantri yang seluruh mahasiswanya berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Gowa dan merupakan program satu-satunya yang ada di Sulsel maupun di Indonesia,” ungkapnya.
Tak hanya itu, program melalui program Mahasantri ini juga, Pemerintah Kabupaten Gowa telah mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat.
“Saya telah mendapatkan penghargaan tertinggi di hari peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Dwija Praja Nugraha dihadapan Bapak Presiden RI,” bebernya.
Orang nomor satu di Gowa ini juga menyampaikan bahwa, seluruh mahasantri ini dipersiapkan untuk menjadi para imam desa, imam kelurahan dan juga dipersiapkan untuk menjadi PPPK guru agama di Kabupaten Gowa.
“Mereka ini sudah mempunyai ilmu pengetahuan akademik yang baik, mereka juga penghafal Alquran, maka anak-anak dan cucu-cucu bapak ibu sekalian akan diajar oleh guru-guru yang mempunyai pengetahuan yang baik dan mumpuni,” jelasnya.
