0%
logo header
Sabtu, 03 Desember 2022 15:56

Anggota DPR RI Muhammad Fauzi ‘Semprot’ Pengelola Bandara Sultan Hasanuddin Soal Pelayanan

Rizal
Editor : Rizal
Anggota DPR RI, Muhammad Fauzi saat kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Jumat (2/12/2022). (Istimewa)
Anggota DPR RI, Muhammad Fauzi saat kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Jumat (2/12/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Fauzi mengeluarkan kritikan tajam ke pengelola Bandara Sultan Hasanuddin (Sulhas) Makassar terkait layanan. Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Jumat (2/12/2022).

Anggota Fraksi Partai Golkar ini memulai dari parkiran bandara yang jauh dan fasilitas bagi penumpang yang akan terbang.

“Parkir jauh karena bandara baru belum difungsikan. Penumpang harus jauh berjalan dan jumlah troli untuk barang terbatas. Sudah terbatas banyak yang rusak,” katanya.

Baca Juga : Gelar Seminar Nasional Arbitrase, Fakultas Hukum Unhas Siap Bermitra dengan BANI

Selain itu, di loket check in juga terjadi penumpukan yang luar biasa. Ia menduga hal ini lantaran adanya pengurangan personel saat pandemi.

“Tapi kan bandara sudah mulai ramai jadi ini harus dibenahi. Dulu ada mesin untuk check in mandiri tanpa bagasi, saya perhatikan juga sudah tidak ada,” tambahnya.

Begitu juga dengan kursi di ruang tunggu. Kapasitasnya sangat tidak memadai bagi pengguna bandara sehingga banyak penumpang yang terpaksa duduk di lantai.

Baca Juga : 70 Warga Binaan Penyalahgunaan Narkotika Rutan Makassar Ikut Program Rehabilitasi Medis

“Saya tahu betul pak karena saya sering bolak-balik Makassar-Jakarta. Saya juga menerima banyak keluhan dari para penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin,” jelasnya.

Dalam rapat persiapan natal dan tahun baru (nataru) tersebut, suami Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani itu meminta pelayanan bandara segera dibenahi. Agar penumpang nataru bisa mendapatkan kenyamanan.

“Begitu juga dengan maskapai, jika terjadi delay hingga 2 jam sesuai aturan penumpang harus diberikan konpensasi. Jangan penumpang telat lima menit tiket hangus, pas delay tidak ada tanggung jawabnya,” tegas anggota DPR RI Dapil Sulsel III ini.

Baca Juga : Event Beautiful Malino Berhasil Masuk KEN Kemenparekraf 2023

Sementara itu, Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, Putu Cahyadi berjanji akan segera melakukan evaluasi dan pembenahan bersama jajarannya.

“Terima kasih banyak pak, kami akui masih banyak kekurangan dan kami akan segera melakukan koordinasi untuk dilakukan perbaikan. Khususnya pelayanan jelang natal dan tahun baru ini,” demikian Putu. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646