Republiknews.co.id

Balai TNTB Terima Tuntutan Massa Aliansi Atas Penganiayaan Nelayan Pulau Rajuni di Selayar

Aksi Unjuk Rasa Aliansi Pemerhati Keadilan di depan Kantor Balai Taman Nasional Takabonerate (TNTB), Jumat (01/07/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, KEPULAUAN SELAYAR — Pihak Balai Taman Nasional Taka Bonerate (TNTB) menerima dengan baik aspirasi dari Aliansi Pemerhati Keadilan di kantor Balai BTNT Kepulauan Selayar, pukul 15.10 Wita Jumat, (01/07/2022).

Pihak massa dipimpin oleh Suharjo Muna yang berjumlah puluhan menyampaikan tuntutannya dengan melakukan long march dari Asrama Himpunan Pelajar Mahasiswa Kepulauan Selayar (HPMKS) menuju Balai TNTB. Namun sebelumnya massa tersebut melakukan orasi di halaman DPRD Kepulauan Selayar.

Dalam aksi tersebut massa menuntut 4 poin diantaranya:

  1. Mendesak Pihak Balai Taman Nasional Taka Bonerate (TNTB) untuk menyampaikan ke publik identitas pelaku penganiayaan dan pengrusakan perahu nelayan Pulau Rajuni yang terjadi di perairan Pulau Rajuni pada 13 Juni 2022.
  2. Mendesak pihak Polres Kepulauan Selayar untuk menindak pelaku penganiayaan dan pengrusakan perahu nelayan Pulau Rajuni yang terjadi di perairan Pulau Rajuni pada tanggal 13 Juni 2022.
  3. Mendesak pihak Balai TNTB untuk memberikan ganti-rugi dan menyampaikan permohonan maaf atas penganiyaan dan pengrusakan perahu nelayan Pulau Rajuni yang terjadi di perairan Pulau Rajuni pada 13 Juni 2022.
  4. Mendesak pihak Balai TNTB untuk memberikan ganti-rugi dan menyampaikan permohonan maaf atas perampasan ikan hias nelayan Pulau Pasitallu Timur oleh Balai TNTB yang terjadi di perairan Pulau Pasitallu Timur pada 11 Mei 2018.

Tuntutan tersebut dibacakan oleh Muhammad Yakub saat orasinya depan kantor Balai TNTB yang disaksikan Pihak massa aksi, Balai TNTB dan Media di bawah pengawasan petugas keamanan Polres Kepulauan Selayar.

Setelah massa melakukan orasi menyampaikan aspirasinya, pihak Balai TNTB meminta kepada perwakilan massa Aliansi Pemerintah Keadilan untuk masuk ke dalam kantor untuk menyampaikan aspirasinya dan berdialog.

Perwakilan massa diterima langsung oleh Kepala SPTN 2 Jinato Balai Taman Nasional Taka Bonerate, Nur Aisyah Annur, mengatakan bahwa pihaknya akan menampung semua aspirasi yang disampaikan oleh massa dan meneruskan ke atasan (Kepala Balai Taman TNTB Kepulauan Selayar).

“Ya, agenda mereka membawa aspirasi terkait peristiwa dugaan penganiayaan pihak oknum Baharkam yang terjadi di perairan Pulau Rajuni, ada 4 poin tuntutan yang kami terima. Semua aspirasinya kami akan sampaikan langsung ke pimpinan,” ungkapnya.

Pihaknya juga tidak tahu kronologis kejadian yang terjadi di perairan Pulau Rajuni dan hal tersebut diserahkan kepada pihak yang berwenang untuk mengusut dugaan penganiayaan itu hingga tuntas.

Setelah perwakilan massa menyampaikan aspirasinya dan tuntutannya di Kantor Balai Taman Nasional Taka Bonerate, massa bergerak meninggalkan Balai TNBT dengan tertib, aman dan terkendali.

Exit mobile version