0%
logo header
Kamis, 20 Januari 2022 22:35

Beredar Pamflet KLB PC PMII Baubau, Ketua Komsat PMII UMB: Itu Mengada-ngada

Falihin
Editor : Falihin
Ketua Komisariat PMII UMB, Masfandi
Ketua Komisariat PMII UMB, Masfandi

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BAUBAU – Ketua Komisariat PMII Universitas Muhammadiyah Buton (UMB), Masfandi menanggapi tentang beredarnya isu Konfercab Luar Biasa (KLB) PMII Kota Baubau.

Ia menyatakan isu KLB PC PMII Kota Baubau tidak benar adanya, baik secara konstitusi PMII maupun penyelenggaraannya di lapangan nihil.

“KLB yang dilakukan di luar dari cara-cara konstitusi PMII, sebab penyelenggaraanya terkesan dipaksakan dan mengada-ngada,” tegas Masfandi dalam keterangan persnya yang diterima Republiknews.co.id, Kamis (20/01/2022).

“Tadi sore saya tiba-tiba diundang untuk menghadiri KLB yang akan diselenggarakan itu. Kaget dan sontak saya langsung bergegas ke lokasi yang dialamatkan pada undangan itu. Tujuan hadirku di lokasi itu adalah mempertanyakan landasan hukum yang dipakai dalam penyelanggaraan itu,” sambungnya.

Setibanya di lokasi KLB, lanjut Masfandi, forum KLB masih kosong tanpa peserta seorang pun.

Baca Juga : Segarkan Birokrasinya, Bupati Buteng Rotasi 12 Pejabat Eselon II

“Tiba-tiba sudah beredar foto ucapan selamat kepada Sahabat Fandri,” pungkasnya.

Dalam keterangan persnya, Masfandi juga menjelaskan terkait landasan konstitusi PMII tentang pelaksanaan Konfercab Luar Biasa.

Berdasarkan Draft AD/ART PMII hasil Kongres XX di Balikpapan, Pasal 52 Tentang Konfercab-LB dijelaskan bahwa,
1. KLB merupakan forum setingkat Konfercab
2. KLB dapat terselenggara apabila terdapat pelanggaran terhadap Ad/Art dan atau PO yang dilakukan oleh PC
3. Pelanggaran Ad/Art dan atau PO ditetapkan oleh pleno BPH PB
4. KLB diadakan minimal atas usulan 2/3 dari jumlah PK dan PR Defenitif
5. Apabila PC dibentuk berdasarkan ART Pasal 20 ayat 3 maka KLB diadakan atas usulan ½+1 dari jumlah Kader yang ada
6. Usulan KLB diajukan kepada PB
7. Sebelum diadakan KLB setelah syarat-syarat sebagaimana disebut dalam ayat (2) dan (3) terpenuhi, kepengurusan PC diambil alih PB dengan membentuk tim caretaker.

“Apa yang dilakukan sekelompok kader PMII yang menyebar isu KLB hari ini sama sekali tidak mengikuti prosedur di atas. Bagi saya Sahabat Ifan Akmal masih sah menjadi Ketua Mandataris PC PMII Baubau. Banyak kiprah yang telah ditorehkan dimasa kepengurusannya. Hanya haknya sedang dikebiri oleh orang-orang yang tinggi syahwatnya ingin menguasai PMII,” ungkap Masfandi.

Selama perjalanan menjadi ketua Mandataris PC PMII Baubau, kata Masfandi, Ifan Akmal telah banyak berbuat untuk PMII Cabang Baubau.

“Mulai dari melebarkan sayap PMII di Buton Tengah, mengawal kaderisasi di Komisariat, melakukan Sekolah Aswaja, rutin mengadakan Dialog Publik dan Kegiatan Eksternal juga berjalan. Mulai dari melakukan kerjasama dengan pihak kepolisian untuk mengawal Vaksinasi Covid-19, membangun kerjasama lembaga untuk penyatuan KNPI di Kota Baubau, membangun silaturahim bersama cipayung plus dan beberapa komunitas,” jelasnya.

“Tidak ada catat hukum yang dilakukan oleh Ketua Ifan Akmal selama menjabat. Dan alasan KLB untuk menggantinya sangat tidak tepat,” tutup Masfandi. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646