REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan daerah melalui pendekatan strategis dan terukur yang terangkum dalam visi besar “Kukar Idaman Terbaik.”
Penegasan ini disampaikan dalam forum penyelarasan program lintas sektor yang dihadiri oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, dan lurah se-Kukar, baik secara luring maupun daring. Forum ini menjadi ruang konsolidasi untuk menyamakan persepsi dan memperkuat arah pembangunan daerah.
“Saya minta seluruh OPD memahami dan menerapkan visi-misi Kukar Idaman Terbaik. Setiap program kerja harus selaras, berdampak, dan terukur manfaatnya bagi masyarakat,” tegas Bupati Aulia Rahman Basri, Rabu (2/7/2025).
“Kukar Idaman Terbaik”: Bukan Sekadar Slogan
Visi ini merupakan penguatan dari “Kukar Idaman” sebelumnya, yang mengusung semangat inovatif, berdaya saing, dan mandiri. Tambahan kata “Terbaik” merupakan akronim dari Terbukti Berprestasi Kerja Nyata, yang mencerminkan komitmen pemerintah untuk menghasilkan kebijakan yang berdampak langsung dan nyata.
“Ini bukan slogan. Tambahan ‘Terbaik’ menunjukkan bahwa pembangunan harus membuahkan hasil yang bisa langsung dirasakan masyarakat,” jelas Aulia.
Program Prioritas yang Sudah Jalan
Dari 17 program unggulan yang dirancang dalam visi tersebut, sejumlah inisiatif telah direalisasikan. Di antaranya:
Program Etam Sejahtera, yang menghadirkan layanan berobat gratis cukup dengan menunjukkan KTP.
Subsidi Biaya Penunjang Sekolah dan Beasiswa bagi siswa jenjang SD dan SMP.
Pendidikan gratis dan pengadaan seragam sekolah dari APBD.
“Kami tidak mau program ini hanya jadi wacana. Sudah berjalan dan sudah bisa dinikmati langsung masyarakat,” ujar Aulia.
Sinergi Kepala Daerah dan OPD
Sementara itu, Wakil Bupati Rendi Solihin menekankan pentingnya sinergi dan kekompakan dalam menjalankan visi besar tersebut. Menurutnya, “Kukar Idaman Terbaik” bukan hanya mimpi kepala daerah, tetapi mimpi kolektif seluruh warga Kukar.
“Kalau kita mau mimpi ini jadi kenyataan, maka semua harus kerja kompak, kerja cepat, dan kerja tuntas,” ujarnya.
Visi ini juga diarahkan untuk menciptakan pemerintahan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan, dengan fokus pada kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
