Republiknews.co.id

Bupati Gowa Adnan Purichta akan Bangun RS Pratama di Kecamatan Bontonompo

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Sektor kesehatan menjadi program yang diprioritaskan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di tahun ini. Termasuk terus mendorong peningkatan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang paripurna.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, salah satu upaya yang akan dilakukan dalam mendorong peningkatan layanan kesehatan masyarakat yakni dengan membangun rumah sakit pratama. Rumah sakit ini akan didirikan di Kecamatan Bontonompo untuk mengcover masyarakat yang ada di Kecamatan Bontonompo, Bontonompo selatan, Bajeng, Bajeng Barat dan sebagian masyarakat di Kecamatan Barombong.

“Dengan berdirinya rumah sakit ini, maka masyarakat tidak semuanya terpusat dilayani di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf. Sehingga seluruh masyarakat kita bisa mendapatkan akses pelayanan yang baik,” ungkapnya, Kamis (18/03/2021).

Didorongnya pembangunan RS pratama ini dengan mempelajari kondisi yang mana selama ini jumlah orang yang akan dilayani, jauh lebih besar dibanding tenaga kesehatan yang melayani.

“Dampaknya karena banyaknya pasien sementara perawat atau dokternya terbatas dan ada rasa capek yang berlebihan dari mereka sehingga kadang membuat perawatnya susah tersenyum. Hal ini pun dinilai masyarakat bahwa pelayanan di rumah sakit sangat kurang baik,” katanya.

Adnan mengaku, pembangunan pada sektor kesehatan menjadi salah satu hak dasar setiap masyarakat. Olehnya sektor tersebut selalu menjadi masuk program prioritas, termasuk hingga di periode kedua masa pemerintahannya ini.

Karena itu, selain pembangunan rumah sakit pratama, tahun ini pihaknya juga akan merenovasi empat puskesmas dengan meningkatkan kapasitas dan fasilitas yang ada di puskesmas tersebut. Bahkan akan didorong menjadi puskesmas percontohan.

“Renovasi yang dilakukan ini untuk peningkatan kapasitas dan fasilitasnya dalam arti peningkatan gedung dan tempat tidurnya ditambah, begitu pula dengan laboratorium dan alat kesehatannya,” jelasnya.

Dengan penambahan fasilitas tersebut, Adnan berharap, nanti pelayanan masyarakat di daerah berjuluk butta bersejarah itu lebih berbasis puskesmas.

Ia menyebutkan, penambahan fasilitas ini dilakukan untuk mendukung 26 puskesmas rawat inap yang telah dibangun sebelumnya di 18 kecamatan, baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. (Rhany)

Exit mobile version