Republiknews.co.id

Bupati Gowa Dorong Penyusunan RKPD 2023 Merujuk Pada Skala Prioritas

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, saat menyampaikan pandangan pada penyusunan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gowa Tahun 2023, secara virtual, Rabu (02/03/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan meminta agar pada penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gowa di 2023 mendatang terlebih dahulu mengidentifikasi pada skala prioritas.

Kondisi ini pun dipengaruhi karena adanya penurunan pada kemampuan anggaran daerah akibat pandemi Covid-19. Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut mesti dilakukan pengelompokkan program dengan skala prioritas dan tentunya bersinergi dengan visi, misi dan rencana pembangunan daerah di 2021 hingga 2026.

“Covid-19 memberi dampak yang sangat besar terhadap pembangunan karena harus disesuaikan dengan peluang yang ada. Jadi untuk mengupayakan pencapaian visi misi pemerintah kita harus menjawab tantangan pemerintah secara cepat, tepat dan prosedural dengan melihat mana skala prioritas,” katanya pada penyusunan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gowa Tahun 2023, secara virtual, Rabu (02/03/2022).

Dengan begitu, langkah awal yang akan dilakukan yaitu menghimpun seluruh aspirasi atau harapan masyarakat terhadap prioritas sasaran dan program pembangunan daerah. Sehingga nantinya dapat diperoleh komitmen dari para pemangku kepentingan pembangunan.

Hal ini pun menurutnya berkaitan dengan rancangan tema pembangunan di 2023 mendatang yakni “Pemulihan Ekonomi dan Sosial Berkelanjutan Didukung Penguatan SDM, Pemantapan Infrastruktur, dan Daya Saing Daerah”. Tema ini pun untuk mempertegas kembali komitmen pemerintah daerah dalam melakukan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

“Situasi pendemi seperti saat ini memberikan kita kesempatan untuk melihat apa yang perlu kita perbaiki, apa yang harus kita pulihkan, dan bisa melihat potensi daerah yang kita miliki yang belum terkelola dengan maksimal, dan belum kita bangun dan dimanfaatkan secara baik,” terang Adnan.

Olehnya ia berharap, dalam penyusunan RKPD 2023 ini dibutuhkan sinergi dan kerjasama yang kuat dari seluruh komponen. Termasuk pemerintah, lintas sektoral dan masyarakat agar bisa berjalan dalam satu sisi, satu kebijakan yang solid dalam sebuah kekompakan.

“Penyususnan RKPD ini diharapkan peran SKPD, aparatur, dan stakeholder agar bisa berfikiran secara terbuka dan menghasilkan rancangan yang terintegratif dan inovatif, penyelenggaraan pembangunan lebih terarah dan menjawab isu strategis yang berkembang saat ini,” harapnya.

Sementara, Kepala Bappeda Kabupaten Gowa Taufik Mursad mengatakan, pelaksanaan forum konsultasi publik ini merupakan rangkaian proses musyawarah perencanaan pembangunan. Mulai dari musrembang desa, musrembang kelurahan, hingga musrembang kecamatan yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

“Rancangan awal RKPD ini nantinya dibahas bersama dengan para pemangku kepentingan yang bertujuan memperoleh masukan penyempurnaan rancangan awal RKPD dan melakukan sinkronisiasi seluruh data, inormasj, dan rencana pembangunan daerah,” ungkapnya.

Taufik mengaku, hasil yang ingin dicapai melalui forum ini yakni dirumuskan dalam berita acara kesepakatan yang ditandatangani oleh setiap unsur pemangku kepentingan sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan rancangan RKPD Kabupaten Gowa 2023.

“Kegiatan ini diikuti 176 peserta dari seluruh pemangku kepentingan yang ada dan akan terlibat dalam penyusunan RKPD 2023,” jelasnya.

Exit mobile version