REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta kepada Sanggar Seni Kalegowa. Bantuan ini merupakan program Kementerian Sosial RI dalam mendukung kearifan lokal daerah.
Husniah mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat agar budaya lokal yang ada di Kabupaten Gowa terus dilestarikan dan semakin dikenal oleh masyarakat luas.
“Senang sekali hari ini saya bertemu masyarakat Jenetallasa khususnya untuk memberikan bantuan yang bertujuan meningkatkan budaya lokal di Indonesia, khususnya Kabupaten Gowa. Kami ingin pemuda yang mencintai budayanya terus bisa kita pertahankan,” ungkapnya, di sela-sela memberikan bantuan, di Kantor Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga, Jumat, (05/09/2025).
Ia berpesan dengan diserahkannya bantuan tersebut, Sanggar Seni Kalegowa dapat terus mempertahankan budaya-budaya lokal Kabupaten Gowa. Salah satunya dengan menampilkan salah satu peninggalan budaya lokal di peringatan Hari Jadi Gowa (HJG) pada November 2025 mendatang.
“Kami ingin semua sanggar budaya di Gowa bekerjasama dengan camat masing-masing, terlebih November nanti ada HJG, kami ingin semua tampil saat peringatan agar masyarakat bisa liat inilah budaya yang ada di Kabupaten Gowa,” harap Husniah.
Sementara, Perwakilan Sanggar Seni Kalegowa, Arnanda menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Kemensos RI dan Pemerintah Kabupaten Gowa. Menurutnya ini sebagai motivasi untuk bisa terus melestarikan budaya Kabupaten Gowa melalui seni khususnya yang ada di sanggarnya.
“Alhamdulillah kami telah menerima bantuan dan ini akan kami manfaatkan untuk mengelola Sanggar Seni Kalegowa demi meningkatkan kearifan lokal khususnya di Kabupaten Gowa. Kedepan kita akan melakukan pengadaan alat untuk menambah persediaan yang kita punya dan mengajak anak-anak muda yang ingin ikut dalam mengembangkan budaya di Kabupaten Gowa,” katanya.
Olehnya ia mengajak masyarakat khususnya anak muda Kecamatan Pallangga yang ingin ikut serta boleh datang ke Sanggar Seni Kalegowa.
“Kami mengelola seni musik tradisional dan tari serta kita prioritaskan masyarakat sekitar. Harapan kami, seluruh sanggar seni di Gowa bisa berkembang agar bisa memajukan budaya kita dan lebih dikenal oleh masyarakat luas serta tidak berhenti di kita saja,” tegasnya.
