0%
logo header
Senin, 27 Juni 2022 23:36

Bupati Jeneponto Rekomendasikan Buku Berjudul “Tau Nipakalakbiritta di Bumi Anoa” untuk Dibaca

Bupati Jeneponto bersama Prof. Dr. Eka Suaib didampingi Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir dan Sekda Jeneponto Muh.Arifin Nur, saat bedah buku di Ruang Pola Panrannuangta Kantor Bupati Jeneponto, Senin (27/06/2022). (Istimewa)
Bupati Jeneponto bersama Prof. Dr. Eka Suaib didampingi Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir dan Sekda Jeneponto Muh.Arifin Nur, saat bedah buku di Ruang Pola Panrannuangta Kantor Bupati Jeneponto, Senin (27/06/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JENEPONTO – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar bersama Prof. Dr. Eka Suaib membedah buku cetakan pertama yang berjudul “Tau Nipakalakbiritta di Bumi Anoa”, di Ruang Pola Panrannuangta Kantor Bupati Jeneponto, Senin (27/06/2022).

Sebuah buku yang berhasil memahat jejak agung para Tokoh asal Jeneponto dalam membangun Sulawesi Tenggara.

Pengaruh, Filosofi, Prinsip Hidup dan Ragam Pencapaian para sesepuh di tanah rantau berjuluk “Bumi Anoa” berhasil diabadikan dan di potret secara cantik oleh tiga Tokoh intelektual berdarah Jeneponto.

Baca Juga : DPD KKT Kota Makassar Temui Bupati Jeneponto, Ini Tujuannya

Ketiga Tokoh intelektual itu adalah Prof. Dr. Eka suaib., Dr. Kamaruddin dan Arifuddin Mangka.

Pada kesempatan itu Prof. Dr. Eka suaib menjelaskan “Asbabun Nuzul” dari ditulisnya buku bernuansa filosofis-historis tersebut.

Guru Besar universitas Halu Oleo Kendari itu menjelaskan bahwa awal penulisan dimulai sejak kegiatan “Assiara” atau kunjungan kepada beberapa sesepuh di Jeneponto yang telah lama bermukim di Sulawesi Tenggara.

Baca Juga : Jelang Pemilu, Bawaslu Jeneponto Adakan Rapat Penyusunan Laporan

Dari hasil kegiatan “Assiara” atau kunjungan itu penulis pun terilhami atau terdorong untuk membuat satu buah tangan berbentuk buku.

“buku ini menggambarkan betapa orang jeneponto dimanapun mereka berada mampu tumbuh, kompetitif dan berpengaruh dengan memegang teguh budaya sipakatau, sipakalakbiri, sipakainga dan sipassirikki,” jelasnya.

Buku berjudul “Tau Nipakalakbiritta diBumi Anoa” itu pun langsung mendapat sambutan baik dari peserta bedah buku. Tak terkecuali Bupati Iksan Iskandar.

Baca Juga : Sesosok Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Mobil Kontainer di Jeneponto

Ia menyebut karya tangan para intelektual Jeneponto itu patut dimiliki dan menjadi bacaan wajib bagi siapapun.

Ia menyebut terdapat kedalam filosofi, prinsip hidup, budaya, karakter dan rekam jejak yang dapat diadopsi lalu diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat hari ini.

“Alhamdulillah buah tangan yang lahir dari buah pikir para intelektual kita ini dapat memberi daya dorong semangat dan optimisme bahwa orang Jeneponto telah banyak membuat sejarah dan akan terus membuat sejarah di manapun ia berada. Buku ini wajib dibaca bagi siapapun,” ujarnya. (*)

Penulis : Andi Nurul Gaffar
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646