REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Bupati Kebumen Provinsi Jawa Tengah H.Arif Sugiyanto, tiba di Kabupaten Soppeng dan diterima oleh Wakil Bupati Lutfi Halide, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian, Koperasi dan UKM Drs.Sarianto.M.Si, di Triple 8, pada Rabu (10/11/2021).
Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Soppeng, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto akan melakukan studi komparatif di kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT), Wakil Bupati Lutfi Halide menyampaikan ucapan selamat datang kepada Bupati Kebumen bersama rombongan di Bumi Latemmamala.
Lanjutnya menjelaskan bahwa Kawasan Industri hasil Tembakau terletak dikampung Bentenge Kelurahan Ompo Kecamatan Lalabata Soppeng dengan luas kawasan 3,6 Hektar dan telah diresmikan pada 17 Oktober 2020 lalu.
“KIHT ini dikelola oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng melalui Perusda dan kesuksesannya tidak lepas dari dukungan Bea Cukai sebagai fasilitator dan pembina,” ucap Lutfi Halide.
Sambungnya bahwa Perusda sebagai pengelola kawasan Industri yang bekerjasama dengan Hipters Soppeng dan standar operasional prosedur telah diimplementasikan di KIHT yaitu SOP pelayanan dan pengawasan dari penertiban nomor pokok pengusaha barang kena Cukai (NPPBKC), penetapan tarif Cukai hasil tembakau dan pengawasan pengeluaran barang di KIHT.
Pembentukan Kawasan Industri hasil tembakau kabupaten Soppeng sesuai dengan undang-undang nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai dan peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 21/PMK.04/2020 tentang kawasan industri hasil tembakau.
“Nilai pita Cukai yang telah direalisasikan sampai dengan September tahun 2021 mencapai RP.1,7M ( satu koma tujuh miliar rupiah),” ungkapnya.
Sementara, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto disela-sela kunjungannya mengatakan bahwa
pada hari ini kita dapat bersilaturahim, semoga membawa keberkahan bagi kita semua.
“Terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Soppeng atas sambutannya yang sangat luar biasa sehingga acara ini berjalan lancar,” kata Bupati Kebumen.
“Alhamdulillah, Soppeng ini masyarakatnya sangat luar biasa, ramah seperti masyarakat Kebumen,” katanya lagi.
Urainya bahwa berkunjung kesini tentunya untuk melihat bagaimana potensi tentang tembakau bisa memberikan nilai lebih kepada masyarakat dan Alhamdulillah Soppeng dan kudus menjadi barometer , karena di Indonesia baru ada 2 KIHT salah satunya di Soppeng , untuk itu kami hadir disini, dan tentunya kabupaten kebumen juga salah satu daerah penghasil tembakau.
Selain itu, Bupati kebumen juga memberikan gambaran tentang wilayah Kebumen. (Yusuf)
