Republiknews.co.id

Desa di Kukar Tampilkan Inovasi Kreatif untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Suasana Proses Penilaian TTG Tingkat Kabupaten Kukar. [IST]

REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUKAR – Desa-desa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menampilkan beragam inovasi melalui ajang Penilaian Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat kabupaten yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Selasa (14/10/2025).
Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperkenalkan hasil karya yang mampu meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan warga desa.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) TTG DPMD Kukar, H. Mohammad Adriannur, mengatakan kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari dan terbagi dalam beberapa tahapan.
Pada hari pertama, peserta menyerahkan dokumen administrasi dan memutar video inovasi agar tim penilai dapat memperoleh gambaran awal mengenai karya yang dikembangkan.

“Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi ajang berbagi pengalaman dan praktik baik. Desa dapat menunjukkan inovasi yang benar-benar membantu warga, mulai dari sektor pertanian, kerajinan, hingga teknologi rumah tangga sederhana,” ujarnya.

Hari kedua dan ketiga diisi dengan sesi presentasi dari masing-masing peserta dalam beberapa kategori, yakni Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Berprestasi, TTG Unggulan, dan TTG Inovasi.
Sedangkan hari terakhir difokuskan untuk penentuan juara yang nantinya akan mewakili Kukar di tingkat provinsi.

Adriannur menuturkan, peserta tahun ini berasal dari delapan kecamatan. Namun ke depan, DPMD menargetkan seluruh 20 kecamatan di Kukar dapat ikut berpartisipasi agar semangat inovasi tumbuh merata.

“Teknologi Tepat Guna berfokus pada inovasi yang sederhana tetapi efisien, sehingga bisa membantu meningkatkan pendapatan, menghemat tenaga, atau menjaga lingkungan hidup,” jelasnya.

Penilaian dilakukan secara objektif oleh tim juri dari berbagai lembaga, seperti BRIDA, Disdikbud, Disperindag, KTNA, Unikarta, dan Yayasan Kutai, untuk memastikan evaluasi berlangsung menyeluruh.

Adriannur menegaskan bahwa karya terbaik dari ajang ini akan mewakili Kukar dalam TTG tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026.
Lebih dari itu, setiap inovasi yang ditampilkan diharapkan bisa direplikasi di desa lain untuk memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

“TTG bukan hanya soal penghargaan, tapi langkah nyata untuk mendorong desa menjadi mandiri, kreatif, dan produktif. Inovasi dari warga inilah yang akan memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial di tingkat desa,” pungkasnya.

Exit mobile version