Republiknews.co.id

Di Paripurna DPRD, Walikota Janji Kembalikan Kejayaan Makassar

Suasana rapat paripurna DPRD Makassar dengan agenda penjelasan Wali Kota Makassar terhadap RPJMD 2021-2026, Senin (28/6/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – DPRD Kota Makassar melaksanakan rapat paripurna dalam rangka penjelasan Wali Kota Makassar terkait Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026. Bertempat di ruang rapat Paripurna DPRD Makassar, Senin (28/6/2021).

Dalam penjelasannya di depan 50 anggota DPRD Makassar, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto berjanji akan mengembalikan kejayaan Makassar sebagai kota dunia, sombere’ dan smart city serta meningkatkan imunitas bagi seluruh masyarakat.

Danny, sapaan karibnya, berharap Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) bisa disepakati DPRD agar dapat menyatukan dan mewujudkan bersama pembangunan di tengah pandemi dengan satu tujuan yang fokus.

“Kedewasaan kita semua melihat masa sulit ini, untuk berpikir fokus dalam satu tujuan yang akan tertuang dalam RPJMD ini. Dan kami berharap penyajian data terkait RPJMD ini, saya sudah sampaikan ke Bappeda untuk segera direalisasikan agar kita bisa fokus,” tambah Danny.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo didampingi Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suhada Sappaile membuka rapat paripurna dalam rangka tanggapan atau jawaban Wali Kota Makassar terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Makassar atas Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2020.

Menjawab pandangan umum fraksi-fraksi beberapa hari sebelumya yang berharap agar Makassar kembali meraih WTP, Danny menegaskan akan memaksimalkannya dan meminta DPRD tetap dalam fungsi pengawasan. Pihaknya mengaku telah melakukan pembinaan terhadap perencanaan keuangan daerah serta pendampingan belanja daerah pada SKPD.

“Meningkatkan pembinaan pada perencanaan keuangan daerah dan melakukan pendampingan belanja daerah pada setiap SKPD. Dengan adanya kontrol dari anggota dewan yang terhomat, Insyaallah WTP akan kami raih kembali”, tegasnya.

“Kami akan menyusun pendapatan daerah yang relevan dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Tentu pihak eksekutif akan lebih cermat dalam penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah sehingga PAD dapat tercapai secara maksimal dalam mendukung program strategis Pemerintah Kota Makassar,” tutup Danny. (*)

Exit mobile version