Republiknews.co.id

Di Rapat Pemeriksaan Tingkat OPD, Wagub Andi Sudirman Sampaikan Hasil Temuan Terbaru

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, memimpin Rapat Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Tingkat Organisasi Perangkat Daerah Prov. Sulsel Semester II T.A. 2019.

Dalam empat bulan terakhir pemerintah Provinsi Sulsel terus melakukan secara rutin, Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TP-TGR) . Hal ini diuangkapkan Andi Sudirman seusai rapat dengan setiap perwakilan OPD dan inspektorat Sulsel, Diruang Pola Kantor Gubernur Jln Urip Sumaharjo, Jum’at (08/11/2019) kemarin.

“Alhamdulillah ada progres bagus, terutama pengembalian dana storim yang sudah ditindak lanjuti.

Kita kan lihat tadi, pada 2017 tidak ada penindakan, 2018, 2019 ini signifikan, empat bulan terakhir ini kita mulai TP-TGR juga secara rutin, Alhamdulillah dengan pendampingan OPD, banyak hal hal yang kita dapat cegah, dan banyak kita juga dapat temuannya,” ujar Andi Sudirman Sulaiman.

Lanjut, Wakil Gubernur juga menyampaikan proses laporan perkembangan di tahun 2018 dan tahun 2019 terhadap perbandingan angka kerugian yang dialami oleh pemerintah. Tidak hanya itu, ia juga menambahkan bahwa masalah ini sudah dalam tindak lanjut.

“Kemarin terakhir 2019 ada dua miliaran yang terakhir, laporan kita masih proses, ini sudah ada juga yang diproses untuk siap ditindak lanjuti, kalau yang banyak 2018 ada lima milliaran, jadi sekarang tahun ini sudah turun dan temuan juga sudah 80 persen bisa diselesaikan, mereka akan kita sidang dulu, kan kita susah nyariin jadwal sidangnya, sekarang sudah rutin,” ujar alumni unhas itu.

Tidak hanya itu, saat ditanya pada awak media mengenai SKPD apa saja yang bermasalah itu, Wagub menjawab bahwa setiap masing masing SKPD ada yang bermasalah.

“Ada masing-masing SKPD, ada yang kecil, ada juga yang di administrasi saja. Administrasi juga banyak makanya tahun depan kita mau inspektorat masuk tiga kali, yang selama ini hanya satu kali saja, jadi diakhir tahun mungkin kita tidak tau bahwa ada celah administrasi yang salah, jadi temuanya diakhir tahun, sekarang maunya kita ikuti mulai dari awal evaluasi tengah dan akhir tahun kita ikuti sehingga kita bisa cegah sebelum banyak kesalahan,” pungkasnya. (Thamzil)

Exit mobile version