Republiknews.co.id

Didampingi Kementerian Pariwisata, Tim Bank Dunia Survei Enam Lokasi Pembangunan Infrastruktur KSPN Wakatobi

Rombongan Bank Dunia saat meninjau kawasan Pariwisata di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, WAKATOBI –
Tim Bank Dunia didampingi perwakilan Direktorat Sistem dan Strategi, Tim PMS ITDP, Tim PMS Regional dan TMC ITDP turun lapangan untuk melakukan peninjauan lokasi yang akan dijadikan lokasi pembangunan serta perbaikan infrastruktur pendukung Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN) Wakatobi, Sultra pada Senin (26/9/2022).

Sebanyak enam lokasi yang dikunjungi pihak Bank Dunia serta para pendamping yakni Desa Wisata Liya Togo, SPAM mendukung Kraton Liya, Alun-alun Lapangan Merdeka, Waterfront Marina, Puncak Toliamba, dan Sombu Dive.

Turut mendampingi rombongan Bupati Wakatobi, H. Haliana, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta instansi vertikal di Wakatobi.

Kegiatan dilakukan usai Pemkab Wakatobi bersama rombongan Bank Dunia gelar of meeting kunjungan misi World Bank Indonesia tourism development project di lantai dua Sekretariat Daerah Wakatobi.

Sementara untuk lokasi KSPN di Pulau Kaledupa, Tomia dan Binongko sudah dilakukan peninjauan sebelumnya oleh tim ITMP Wakatobi.

Selain pembangunan infrastruktur lewat perogram ini, juga akan dilakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan penguatan kelembagaan komunitas lokal di tiap Kecamatan Pulau yang ada.

Dalam agenda kunkernya, pihak bank dunia bersama tim pendamping juga akan evaluasi dan rekomendasi pada paket-paket kegiatan di KSPN Bromo – Tengger – Semeru (BTS), KSPN Brobudur – Yogyakarta – Prambanan (BYP), KSPN Wakatobi, dan KSPN Labuan Bajo.

Bupati Wakatobi, Haliana memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada rombongan Bank Dunia dan Kementerian terkait yang telah mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan guna mempersiapkan Wakatobi sebagai destinasi unggulan nasional.

“Kabupaten Wakatobi telah ditetapkan sebagai salah satu dari 10 top destinasi pariwisata prioritas nasional oleh bapak Presiden RI dan akan menjadi ikon pariwisata nasional yang diharapkan menjadi pemicu akselerasi pembangunan daerah dan nasional dimana Wakatobi diharapkan menjadi satu kekuatan sumber devisa bagi negara ke depan dengan keunggulan pariwisata yang dimiliki,” ujarnya.

“Hal ini menjadi satu kebanggaan bagi kita semua dan tentu akan menjadi sebuah tantangan untuk bagaimana kita mempersiapkan Wakatobi menjadi destinasi di Pasar global,” sambunganya.

Exit mobile version