0%
logo header
Sabtu, 25 Juni 2022 18:49

Dihadapan Mahasiswa UIN, Rudianto Lallo Singgung Peran dan Fungsi Mahasiswa

Rizal
Editor : Rizal
Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo saat menghadiri acara internal parliamentary school (Interpol) yang digelar mahasiswa Ilmu Hukum UIN Alauddin Makassar, Sabtu (25/6/2022). (Foto: Istimewa)
Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo saat menghadiri acara internal parliamentary school (Interpol) yang digelar mahasiswa Ilmu Hukum UIN Alauddin Makassar, Sabtu (25/6/2022). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo mengapresiasi mahasiswa jurusan Ilmu Hukum UIN Alauddin Makassar yang melaksanakan internal parliamentary school (Interpol) dengan DPRD Makassar.

Hal ini disampaikan Rudianto Lallo di Baruga Karaeng Matoayya, Rumah Jabatan Ketua DPRD Makassar, Jalan Hertasning, Sabtu (25/6/2022).

Politisi Partai NasDem itu mengatakan ruang-ruang terbaik belajar itu ada di organisasi kemahasiswaan, senat dan himpunan. Mahasiswa jurusan ilmu hukum dianggap sebagai harapan rakyat dimasa yang akan datang.

Baca Juga : Dinas PPR Kota Balikpapan Dukung Program Pemerintah Untuk IKN

“Adik-adik ini penerus kami. Saya senang sekali jika mahasiswa aktif melaksanakan giat-giat praktik lapangan seperti yang dilakukan mahasiswa jurusan hukum UIN Alauddin ini. Sebab apa yang dilakukan saat ini bagian dari tugas kami di legislatif, kelak kalian jika menggantikan peran kami sudah dapat menyesuaikan dengan dinamika yang ada di legislatif,” kata Rudianto Lallo.

Alumni Hukum Unhas itu menjelaskan peran mahasiswa sangat sentral dalam mengawal kebijakan penguasa. Suara mahasiswa disebut sebagai suara konstitusi. Mahasiswa bisa menjatuhkan kekuasaan sebelum masa jabatan berakhir.

“Mahasiswa adalah garda terdepan yang kuat dalam membela kepentingan rakyat. Jadi jangan berkecil hati dengan status sebagai mahasiswa,” tambah Rudianto Lallo.

Baca Juga : Soppeng Raih Predikat Kota Layak Anak Tingkat Madya

Politisi yang dikenal dengan tagline ‘Anak Rakyat‘ itu menceritakan dimasa menjadi mahasiswa. Saat itu banyak berhadapan sekaligus berdiskusi langsung dengan petinggi bangsa ini.

“Semua tokoh bangsa itu kami sudah berdialog di Kantor Wapres, di Istana Presiden. Kami berbagi gagasan, dan itu saat saya sebagai mahasiswa. Olehnya saya ingatkan, manfaatkan status mahaiswa itu dalam membuka jaringan, berdialog dengan pengambil kebijakan,” kata RL, akronim panggilan akrabnya.

Dia juga mendorong mahasiswa agar tidak takut bermimpi setinggi-tingginya. Sebab banyak petinggi bangsa ini tidak terlahir dari keluarga pejabat, bangsawan ataupun orang berada.

Baca Juga : Pemkab Gowa Raih Penghargaan Penyelesaian Tindak Lanjut Pemeriksaan Inspektorat

“Siapa yang bersungguh-sungguh dan ikhlas ingin membantu orang banyak, maka Insyaallah dikabulkan. Itu cita-cita saya dulu dan Alhamdulillah diusia 33 tahun saya jadi anggota DPRD dan diusia 37 tahun dilantik jadi ketua DPRD. Saya bukan orang berada, orang tua saya hanya guru mengaji dan ditinggal bapak disaat duduk bangku SMA,” beber Rudianto Lallo.

Sementara itu, Ketua Jurusan Ilmu Hukum UIN Alauddin Makassar, Rahman Syamsuddin turut mengapresiasi kepemimpinan Rudianto Lallo yang membuka ruang diskusi dengan mahasiswa.

“Kesempatan ini sangat berharga, saatnya ambil ilmunya ketua DPRD. Dia salah satu yang organisasinya paripurna sejak mahasiswa. Banyak pengalaman, perjalanan hidupnya yang layak dijadikan sebagai pembelajaran,” demikian Rahman. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646