0%
logo header
Kamis, 19 Mei 2022 20:21

Dipicu Sakit Hati, NU Habisi Nyawa Selingkuhan Suaminya

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Ivan Aditira dan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menunjukkan barang bukti yang digunakan NU menghabisi nyawa DN. (FOTO. Wahyu Widodo/republiknews.co.id)
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Ivan Aditira dan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menunjukkan barang bukti yang digunakan NU menghabisi nyawa DN. (FOTO. Wahyu Widodo/republiknews.co.id)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Polres Metro Bekasi Kota menangkap NU alias M (26) pelaku pembunuhan korban DN (26) warga Cengkareng, Jakarta Barat.

Korban DN dilaporkan hilang sejak 26 April 2022 di Polsek Cengkareng oleh saksi Ryan Ismatullah karena meninggalkan rumah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Zulpan mengatakan DN ditemukan tewas di wilayah Citra Gran Cibubur, kali Cikeas, Jatisampurna, Bekasi, pada Jumat 13 Mei 2022.

Baca Juga : Polisi Amankan WNA Asal Estonia Pelaku Skimming Bank, Raup Uang Nasabah Ratusan Juta

“Pelaku nekat menghabisi korban karena sakit hati. Ivan Dwigusmianto (ID) suami tersangka NU selingkuh dengan korban DN,” ujar Zulpan di Polda Metro Jaya, Kamis (19/05/2022).

Motif pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban karena sakit hati. Tersangka membunuh korban sebagai perebut suami orang (Pelakor).

NU nekat membunuh karena melihat pesan singkat dari korban di handphone suaminya. Pesan tersebut berisi tentang pertanyaan kapan suami tersangka bakal menceraikan tersangka.

Baca Juga : Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama Ulama Sambut Hari Bhayangkara ke-76

“Melihat pesan seperti itu, tersangka langsung emosi dan merencanakan pembunuhan tersebut,” terang Zulpan.

NU diam-diam membalas pesan singkat ke korban. Tersangka mengaku keponakan suaminya, kemudian mengajak DN untuk buka puasa bersama. NU menjemput korban di Halte Garuda Taman Mini.

“Tersangka berpura-pura sebagai keponakan suami saat menjemput korban. Tersangka mempersiapkan alat-alat untuk menghabisi korban. Tersangka memukul kepala korban sebanyak 5 kali,” papar Zulpan.

Baca Juga : Polisi Selidiki Promo Holywings yang Sebut Nama Muhammad dan Maria

Saat korban lengah, tersangka langsung memukul kepala DN dengan kunci inggris. Melihat korban masih bernyawa, tersangka lanjut menusuk korban dengan gunting rumput.

“Melihat korban sudah tidak berdaya kemudian tersangka memastikan korban tewas dengan menusuk daerah mematikan,” imbuh Zulpan.

Melihat baju yang dikenakan berlumur darah, tersangka mengganti pakaian tersebut dengan pakaian yang telah disiapkan. Kemudian, NU membuang barang bukti tersebut tidak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga : Polisi Nilai Pergerakan Ormas Khilafatul Muslimin Bertentangan Dengan Ideologi Negara

“Barang bukti lumuran darah di baju tersangka, identik dengan darah korban,” pungkas Zulpan.

“Setelah melakukan pembunuhan pelaku (NU) mengambil HP korban (DN) dan memasukkan kedalam plastik kresek hitam berikut gunting rumput kecil, pisau dan kunci inggris, selanjutnya dibuang ke jalan. Lalu chat WA dihapus tersangka dan HP dikembalikan ke suami sdr Ivan Dwigusmianto ,seolah tidak terjadi apa-apa” jelas Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Ivan Aditira menambahkan.

Atas perbuatannya Tersangka dijerat pasal 340 subsider 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun kurungan penjara.

Penulis : Wahyu Widodo
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646