REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Dalam rangka membantu pemerintah setempat dalam penanganan bencana, seperti banjir. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gowa ikut membangun posko siaga bencana yang disiapkan hingga Februari 2022 mendatang.
Ketua PMI Gowa Abd Rauf Malaganni mengatakan, pihaknya telah mendirikan posko siaga bencana 24 jam di Markas PMI Gowa. Tak hanya itu pihaknya juga menyiapkan sejumlah relawan dan beberapa peralatan penanganan banjir.
“Alhamdulillah kita turut aktif dalam penanganan banjir, apalagi pada saat cuaca ektrim beberapa hari lalu kita turunkan puluhan relawan yang dibagi dalam beberapa titik,” ungkapnya, Kamis (09/12/2021).
Abd. Rauf yang juga Wakil Bupati Gowa ini mengaku, sebagai organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan. PMI akan terus ikut andil dan aktif untuk penanganan bencana terlebih yang terjadi di wilayah Kabupaten Gowa.
“Tentu kita berharap PMI akan terus bersinergi dengan pemerintah, khususnya dalam penanganan-penanganan bencana di Kabupaten Gowa,” harapnya.
Sementara Staf Markas Bidang Administrasi dan Kesekretariatan PMI Gowa Muhammad Rustam mengatakan, posko siaga PMI akan terus berdiri hingga Februari 2022 mendatang. Ini sebagai bentuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kedepannya, apalagi sesuai dengan rilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memperkirakan adanya potensi terjadinya La Nina.
“Kita sudah bangun posko sejak Minggu (5/12) lalu dan itu insyaallah sampai Februari,” katanya.
Muh Rustam mengaku, sejak tingginya intensitas hujan dan terjadi banjir pada beberapa titik di Kabupaten Gowa. Pihaknya telah menurunkan sekitar 20 relawan PMI yang tersebar di tiga titik banjir yakni di Yusuf Bauty, Bontorea, dan Desa Kanjilo.
“Mereka kita turunkan beserta dengan empat perahu agar bisa lebih maksimal dalam membantu korban banjir,” tambahnya.
Pada posko siaga bencana PMI Gowa ini, pihaknya memiliki beberapa peralatan yang disiapkan seperti perahu karet sebanyak satu unit, perahu fiber 4 unit, ambulance dan armada pickup serta beberapa personil relawan yang bergantian menjaga posko. (Rhy)
