Republiknews.co.id

Dispora Kaltim Siapkan Festival untuk Memperkenalkan Olahraga Tradisional

Sulaiman, Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim. (Dok.Republiknews.co.id/Nr)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SAMARINDA — Untuk memperkuat pelestarian budaya dan warisan lokal, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) bersiap menggelar festival olahraga tradisional yang mengangkat seni dan tradisi khas daerah. 

Ajang ini dirancang sebagai ruang untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang mulai terlupakan sekaligus memperkenalkan seni budaya lokal kepada masyarakat.

Sulaiman, Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim, menyatakan bahwa festival ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga budaya lokal. Selain olahraga, acara ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni daerah.

“Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan olahraga tradisional, tetapi juga memberi ruang bagi seni budaya khas Kaltim untuk tampil. Kami ingin masyarakat merasakan kebersamaan dan kebanggaan akan tradisi lokal,” ungkap Sulaiman, Jum’at (21/11/2024).

Menurutnya, festival ini akan melibatkan seluruh kabupaten/kota di Kaltim untuk memperkenalkan kembali cabang olahraga tradisional yang mulai jarang dimainkan. Hal ini bertujuan menjangkau berbagai kalangan, khususnya generasi muda, agar lebih mengenal dan mencintai tradisi warisan leluhur.

Dispora Kaltim menegaskan bahwa acara ini bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga sebagai upaya untuk mempererat hubungan sosial antarwarga dan menanamkan rasa cinta terhadap kekayaan budaya daerah.

“Olahraga tradisional tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mengandung nilai historis dan sosial. Melalui acara ini, masyarakat dapat merasakan semangat kebersamaan sambil melestarikan tradisi,” tuturnya.

Sebagai bagian dari program ini, festival juga diharapkan mampu mempromosikan budaya lokal ke tingkat yang lebih luas. Kegiatan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mengembangkan potensi seni dan tradisi daerah melalui olahraga yang mengakar dalam kehidupan masyarakat.

Dispora Kaltim optimistis bahwa festival ini dapat menjadi sarana edukasi sekaligus hiburan, menghubungkan nilai-nilai masa lalu dengan generasi masa kini. Sulaiman menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak agar tradisi yang ada tetap lestari dan menjadi identitas kuat bagi Kaltim.

“Ini bukan sekadar festival, tetapi upaya nyata untuk menjaga warisan budaya kita. Kami berharap generasi muda dapat lebih menghargai dan melanjutkan tradisi ini di masa depan,” tutupnya.

Festival olahraga tradisional ini diharapkan menjadi ajang rutin yang tidak hanya memperkuat identitas budaya Kaltim, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif berolahraga sambil merawat nilai-nilai luhur leluhur.

Exit mobile version