Republiknews.co.id

Ditemukan Nelayan, Bocah Kedua Terseret Air Sungai Pajalesang Palopo Meninggal Dunia

Korban kedua yang hilang berhasil ditemukan oleh nelayan dalam kondisi tidak bernyawa, Senin (8/3/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PALOPO – Pencarian korban terseret air Sungai Pajalesang, Kota Palopo akhirnya dihentikan, Senin (8/3/2021) pagi.

Korban kedua yang hilang berhasil ditemukan oleh nelayan dalam kondisi tidak bernyawa.

Bocah bernama Murni (8) itu ditemukan di Muara Salutellue yang terhubung langsung dengan sungai Pajalesang.

Kabar duka ini disampaikan Komandan Regu (Danru) Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Palopo, Richard.

“Sudah ditemukan mi, sama nelayan di muara Sungai Salotellue, Wara Timur, tadi pagi ditemukan nelayan jam 07.30 WITA,” kata Danru TRC BPBD Palopo, Richard kepada awak media.

Kini jasad Murni sudah dibawa ke rumah duka di Jl Cempaka, Kelurahan Pajalesang oleh TIM SAR Gabungan, termasuk BPBD kota Palopo.

Sebelumnya diberitakan, empat orang anak di Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Wara, Kota Palopo, terseret arus sungai Pajalesang, Minggu (7/3/2021) sore.

Dari empat korban, dua diantaranya berhasil selamat. Sementara dua lainnya meninggal dunia.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang berada di lokasi, Kejadian tersebut berawal saat empat orang bocah yang sedang berenang di sungai Pajalesang dekat dari jembatan gantung, tiba-tiba air sungai naik karena hujan di pegunungan.

Keempat orang bocah tersebut diketahui Nurfaizah (12), Murni (8), Nurfaeni, dan Saskia.

Dua orang bocah di antaranya selamat. Namun dua bocah lainnya yakni Murni dan Nurfaizah hanyut.

Nurfaizah juga telah ditemukan oleh tim SAR gabungan 2 kilometer dari lokasi awal ia terseret arus sungai sekitar 17.50 WITA sore kemarin.

Exit mobile version