Republiknews.co.id

DPMD Kukar Dorong Kemandirian Desa Hulu Lewat Penguatan Peran RT

Silaturahmi Bupati Kukar bersama Ketua RT Se-Kecamatan Kembang janggut. [IST]

REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terus memperkuat kemandirian desa di wilayah hulu. Langkah ini dilakukan dengan mengoptimalkan peran Rukun Tetangga (RT) sebagai ujung tombak pembangunan yang berlandaskan semangat gotong royong dan kesejahteraan bersama.

Momentum penguatan tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Bupati Kukar Aulia Rahman Basri ke Kecamatan Kembang Janggut, Jumat (10/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Genting Tanah ini dihadiri para kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan pengurus RT untuk menyamakan langkah memperkuat pembangunan berbasis partisipasi warga.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan hanya dapat terwujud jika masyarakat di tingkat RT turut memiliki kesadaran kolektif untuk membangun lingkungannya sendiri. Ia menilai, program pemerintah daerah perlu diterjemahkan menjadi gerakan sosial yang hidup di tengah masyarakat.

“Pembangunan tidak akan berjalan tanpa peran aktif desa dan RT. Karena itu, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian agar masyarakat ikut menjadi bagian dari solusi dalam membangun daerahnya,” ucap Arianto, Sabtu (11/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati bersama DPMD Kukar juga mendorong penguatan peran RT melalui pelatihan dan pendampingan pengelolaan program yang berbasis kebutuhan masyarakat. Setiap RT diharapkan mampu mengidentifikasi potensi lokalnya dan memanfaatkan dukungan pemerintah secara produktif serta berkelanjutan.

Arianto menambahkan, pembangunan di wilayah hulu tidak boleh hanya bergantung pada intervensi pemerintah daerah. Dengan penguatan kapasitas kelembagaan RT dan desa, masyarakat diharapkan dapat menjadi pelaku utama dalam mengelola pembangunan dan menjaga keberlanjutannya.

“Kita ingin masyarakat desa di hulu mampu berdiri di atas kaki sendiri. Pemerintah hadir bukan untuk menggantikan peran mereka, tetapi untuk memperkuat daya juang agar semakin mandiri,” terangnya.

Selain dialog pembangunan, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga terkait kebutuhan infrastruktur, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. DPMD Kukar memastikan bahwa setiap masukan akan dijadikan bahan penyusunan kebijakan agar program pembangunan lebih tepat sasaran.

Bupati Kukar turut mengapresiasi peran RT dan perangkat desa yang selama ini aktif menjaga harmoni dan ketertiban sosial di wilayahnya. Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan oleh kuatnya rasa kebersamaan dan partisipasi masyarakat.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat, DPMD Kukar optimistis pembangunan di wilayah hulu akan semakin mandiri, berdaya saing, dan berkeadilan. Semangat gotong royong diyakini menjadi kunci menuju terwujudnya visi Kukar Idaman, Inovatif, Damai, Mandiri, dan Sejahtera.

Exit mobile version