Republiknews.co.id

Fadli Ananda Bentuk Serambi Sehat Masjid di Minasa Upa, Warga Antusias Cek Kesehatan

Warga terlihat antusias melakukan pemeriksaan kesehatan di Klinik Serambi Sehat Masjid yang berlokasi di Masjid Darul Muttaqin, Minasa Upa, Kota Makassar, Jumat (22/07/2022). (Dok. Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Ketua Indonesian Youth Economic Forum (ISYEF) Sulawesi Selatan Fadli Ananda menginisiasi pembentukan klinik kesehatan di masjid. Salah satunya Klinik Serambi Sehat Masjid yang berlokasi di Masjid Darul Muttaqin, Minasa Upa, Kota Makassar.

Keberadaan klinik ini beroperasi sekali dalam seminggu. Saat beroperasi klinik tersebut ramai dikunjungi warga untuk memberikan pelayanan cek kesehatan kepada warga sekitar.

Ketua Pengurus Masjid Darul Muttaqin Minasaupa Salinri mengaku bersyukur karena ISYEF Sulsel memilih Masjid Darul Muttaqin sebagai pilot project Serambi Sehat Masjid, dan sejumlah program lainnya. Masjid yang memiliki klinik kesehatan ini adalah yang pertama di Sulawesi Selatan.

“Saya yakin ini yang pertama di Sulawesi Selatan. Alhamdulillah, bisa bermanfaat untuk warga sekitar, khususnya jemaah masjid,” ujarnya.

Pada pelayanan yang disiapkan adalah warga bisa melakukan cek kesehatan secara gratis. Mulai dari gula darah, kolesterol, tekanan darah, dan lainnya.

“Kemudian jika ada yang dianggap membutuhkan rujukan, maka akan dirujuk ke rumah sakit yang telah bekerjasama dengan ISYEF Sulsel, salah satunya RSIA Ananda Makassar,” ujarnya.

Sementara, Fadli Ananda mengatakan, Serambi Sehat Masjid ini diresmikan akhir Juni 2022 lalu. Klinik yang berada di lantai dua Masjid Darul Muttaqin dilengkapi fasilitas layaknya poliklinik rumah sakit dengan menyiapkan satu dokter umum, dan juga perawat.

Ke depan dirinya bahkan berharap klinik ini bisa melayani pemeriksaan ibu hamil, dengan tersedianya fasilitas USG. Meskipun baru beroperasi sekali seminggu, warga sangat antusias.

“Alhamdulillah, terus bermanfaat hingga ke depannya. Kita berharap, masjid bukan hanya sekedar jadi tempat shalat saja, tapi menjadi pusat aktivitas umat muslim,” ujarnya.(*)

Exit mobile version