Republiknews.co.id

Galakkan Kepedulian Terhadap Lingkungan, Eric Horas Gelar Sosper Dengan Konstituen

Kegiatan sosialisasi Perda Nomor 9 tahun 2016 yang digelar Anggota DPRD Kota Makassar, Eric Horas di Hotel Grand Asia, Jalan Boulevard, Makassar, Senin (27/9/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Eric Horas menggelar kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Kegiatan sosper tersebut digelar di Hotel Grand Asia, Jalan Boulevard, Makassar, Senin (27/9/2021).

Kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan ketat itu menghadirkan dua narasumber dari latar belakang berbeda. Masing-masing akademisi FISIP Unhas, Rizal Pauzi, serta pemerhati lingkungan Muh Nuramin Zain Mide.

Dalam sambutannya, Eric Horas yang juga ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Makassar itu menyebut jika kesadaran masyarakat akan pengelolaan lingkungan hidup harus terus digalakkan. Sebab aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitarnya.

“Kita berharap dengan digelarnya sosper ini, kesadaran masyarakat bisa semakin tumbuh. Informasi yang didapatkan di forum ini juga bisa disampaikan ke tetangga-tetangga di sekitar tempat tinggalnya,” kata Eric Horas.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Perda Nomor 9 tahun 2016 tersebut melindungi wilayah dari pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup serta menjamin keselamatan, kesehatan, dan polusi masyarakat di daerah. Selain itu juga bertujuan agar pemanfaatan sumber daya alam bisa lebih bijaksana.

“Dalam Perda ini juga ada sanksi bagi mereka yang melanggar. Tetapi kita menginginkan itu tak perlu, yang penting adalah kesadaran bersama menjaga lingkungan agar selalu terjaga kebersihannya. Manfaatnya tentu akan kita rasakan bersama,” beber Eric Horas.

Menurut ketua DPC Partai Gerindra Kota Makassar itu, lingkungan yang tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan dampak yang sangat berbahaya. Makanya, regulasi yang ada harus terus disosialisasikan agar terserap ke masyarakat.

“Alam ini adalah titipan Tuhan. Maka sudah sewajarnya jika kita bersama-sama menjaga dan melindunginya demi anak cucu kita kelak,” tambah Eric Horas.

Sementara itu, narasumber kegiatan yang juga akademisi FISIP Unhas, Rizal Pauzi berharap agar kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dapat menjadi sebuah gaya hidup dalam masyarakat.

“Kalau itu sudah menjadi gaya hidup, saya percaya bahwa lingkungan kita tidak akan tercemar lagi. Tentu dengan begitu kehidupan bermasyarakat akan lebih nyaman. Makanya kehadiran Perda ini sangat penting karena menyangkut sinergitas alam dan manusia,” demikian Rizal. (*)

Exit mobile version