REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pada pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan serentak di 18 kecamatan di Kabupaten Gowa menargetkan dapat menyasar 12 ribu penerima vaksin.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, ribuan penerima vaksin di targetkan agar diharapkan mampu mendongkrak cakupan vaksinasi di Kabupaten Gowa. Selain itu juga sebagai bentuk kontribusi Pemerintah Kabupaten Gowa dalam mendongkrak cakupan vaksinasi di Sulawesi Selatan yang dinilai semakin menurun.
“Ini tiada lain untuk menaikkan cakupan vaksinasi di daerah kita dan berkontribusi pada kenaikan cakupan vaksinasi tingkat provinsi yang kita lihat mengalami penurunan ke rangking 27 dari 34 provinsi,” ungkapnya usai memantau langsung pelaksanaan vaksinasi, Rabu (25/05/2022).
Adnan pun berharap, pelaksanaan vaksinasi yang berhadiah puluhan motor, sepeda dan alat-alat elektronik lainnya mampu menaikkan cakupan vaksinasi di daerah berjuluk Butta Bersejarah ini. Baik pada dosis pertama, kedua, maupun ketiga atau Booster.
Ia menyebutkan, dalam pemantauan pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Covid-19 di 18 kecamatan, pihaknya membagi tiga tim bersama Wakil Bupati Gowa dan Sekretaris Kabupaten Gowa.
Untuk tim A yang dipimpin langsung oleh Bupati Gowa mengunjungi enam kecamatan yakni Kecamatan Somba Opu yang berlangsung di Pelataran Istana Tamalate, dan di Kecamatan Barombong, Bajeng Barat, Bontonompo Selatan, Bontonompo dan Kecamatan Bajeng yang masing-masing berlangsung di kantor kecamatan.
Kemudian untuk Tim B dipimpin Wabup Gowa Abd. Rauf Malaganni dengan melakukan pemantauan di enam kecamatan yakni Kecamatan Bontomarannu, Parangloe, Parigi, Tinggimoncong, Tombolopao dan Pattallassang.
Sedangkan Sekretaris Kabupaten Gowa Kamsina mengunjungi enam Kecamatan. Antara lain Kecamatan Pallangga, Manuju, Bungaya, Bontolempangan, Tompobulu dan Kecamatan Biringbulu.
Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa Taufik Mursad mengaku saat ini cakupan vaksinasi Kabupaten Gowa untuk dosis pertama sekitar 84,87 persen, dosis kedua 57,25 persen dan dosis ketiga 4,68 persen. Sehingga dirinya menargetkan kenaikan 2 persen atau sekitar 12 ribu yang divaksin pada kegiatan vaksinasi tersebut.
“Pada pelaksanaan ini kita menargetkan kenaikan 12 ribu yang divaksin atau sekitar 2 persen. Kami optimis bisa mencapai dengan melihat antusias masyarakat cukup tinggi,” ungkapnya. (*)
