REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menginstruksikan agar proses penyaluran bantuan beras kepada penerima manfaat agar dikawal dengan baik. Termasuk, memastikan agar bantuan tersebut menyasar kelompok yang tepat sasaran.
“Kami minta ini didistribusikan tepat sasaran, tepat kepada mereka yang membutuhkan. Kita harus kawal ini, bukan hanya sekedar bagikan saja, tetapi benar-benar mengetahui apakah kita berikan kepada orangnya atau tidak, sambil kita lakukan pendataan,” tegasnya, di sela-sela melepas Bantuan Pangan Beras Alokasi Juni-Juli 2025, di Baruga Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Jumat (25/07/2025).
Bantuan Pangan Beras yang dibagikan Pemerintah Kabupaten Gowa bersama PT Bulog Makassar merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (BPN) dan Bulog. Dimana, merupakan salah satu program prioritasnya dari sekian program bantalan ekonomi pemerintah kepada masyarakat berpendapatan rendah.
Husniah menyampaikan, pihaknya sangat menyambut baik program dari pemerintah pusat ini. Menurutnya, pemerintah sebagai pelayan masyarakat harus dirasakan keberadaannya salah satunya melalui banguan yang turun langsung ke masyarakat itu sendiri.
“Kami selaku pemerintah menyambut baik dan mensupport program yang digagas pemerintah pusat. Ini adalah bentuk nyata perhatian pemerintah kepada kita yang ingin melihat masyarakat jauh dari kelaparan dan benar-benar merasakan kebermanfaatan kita di dalamnya,” ungkapnya.
Sementara, Wakil Pemimpin Cabang Perum Bulog Makassar, Arfendi Iskandar mengatakan bahwa jumlah penerima bantuan pangan (PBP) di Kabupaten Gowa untuk alokasi Juni hingga Juli 2025 sebanyak 47.184 PBP. Dimana seluruh bantuan ini harus tersalurkan sebelum periode 31 Juli 2025.
“Hari ini kami berada di Kabupaten Gowa melepas penyaluran bantuan pangan beras. Masyarakat akan menerima dua bulan sekaligus yaitu Juni dan Juli, sehingga setiap penerima mendapatkan 20 Kilogram (Kg) beras atau 10 Kg per-bulannya,” terangnya.
