REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menaruh harapan agar gagasan program yang disusun Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Gowa dapat disinergikan dengan pemerintah daerah. Salah satunya dengan mendukung Program Keagamaan Pemerintah Kabupaten Gowa.
Ia menyebutkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Gowa memiliki program keagamaan yaitu Jum’at Mengaji atau bagian dari program Pencerahan Qalbu Jum’at Ibadah di masa Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Wakilnya Abd Rauf Malaganni.
“Kita tetap lanjutkan, tetapi kita balik. Kalau sebelumnya kita lebih banyak mendengarkan ceramah dari ustadz, tapi saat ini kita balik, mulut kita yang lebih banyak mengucapkan dalam bentuk mengaji atau membaca Alquran,” ujarnya, saat menghadiri Halal Bihalal BKMT Kabupaten Gowa, di Gedung Wanita Suggumimasa, kemarin.
Dengan Jum’at mengaji ini, dirinya menargetkan setiap Jum’at ada khatam Alquran dari jajaran pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa. Dirinya berharap dengan banyak membaca ayat-ayat Allah dapat membuka pintu langit yang akan mendatangkan keberkahan bagi daerah.
“Saya mengajak semuanya mengaji agar pintu langit untuk Kabupaten Gowa ini terbuka lebar dan mendapatkan rezeki bagi kita semua,” ungkapnya.
Husniah berharap kegiatan keagamaan seperti ini bisa juga dilakukan oleh BKMT. Dirinya juga meminta agar BKMT dalam pelaksanaan pengajiannya dapat dibarengi adanya proses khatam Alquran dari pengurusnya.
“Kalau ASN bisa melaksanakan kegiatan seperti ini, besar harapan saya BKMT juga bisa juga melaksanakan mengkhatamkan Alquran baik di Jum’at mengaji, maupun di kegiatan-kegiatan BKMT yang lain,” harapnya.
Selain itu, dirinya juga mengajak pengurus BKMT untuk ikut menyukseskan Program 100 Hari Kerja dimasa kepemimpinannya bersama Darmawangsyah Muin melalui Gowa Bersih, Cerdas, Sejahtera, Sehat dan Aman atau Gowa Bersama.
“Tentunya dengan program ini saya mempunyai harapan besar kepada kita semua mengajak kepada seluruh elemen masyarakat khususnya BKMT. Mudah-mudahan program 100 Hari ini bisa kita support bersama. Bantu saya untuk menjalankan Gowa Bersama, karena ini untuk kepentingan kita semua,” tutup Bupati Gowa.
Sementara, Ketua BKMT Kabupaten Gowa, Rosma Andi Mappaturung mengatakan bahwa Halal Bihalal ini dilaksanakan sebagai momentum untuk saling memaafkan, setelah bulan suci Ramadan. Apalagi menurutnya, sebagai manusia biasa tentu memliki khilaf dan salah.
“Karena saya yakin kita semua tidak bisa saling mengunjungi, sehingga kita kemas menjadi Halal Bihalal yang dilaksanakan oleh BKMT Kabupaten Gowa,” ucapnya.
