Republiknews.co.id

Ini Dua Pesan Penting Orang Tua Andi Seto Sebelum Diizinkan Maju Pilwalkot Makassar 2024

Bakal Calon Wali Kota Makassar, Andi Seto Asapa berfoto bersama warga dalam acara Jalan Sehat Bersama Andi Seto Asapa di Anjungan Pantai Losari, Makassar, Minggu (7/7/2024). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Andi Seto Asapa (ASA) menyampaikan niatnya untuk maju bertarung di gelanggang Pilwalkot Makassar 2024. Hal itu disampaikan Seto di hadapan puluhan ribu warga Kota Makassar yang ikut dalam acara Jalan Sehat Bersama Andi Seto Asapa di sekitaran Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar, Minggu (7/7/2024) pagi.

Pada kesempatan itu, Seto mengungkapkan bakal mengendarai Partai Gerindra pada kontestasi politik empat tahunan itu nantinya.

Insyaallah, jika Allah meridhoi dan seluruh warga Makassar mempercayai, pada saatnya saya akan ikut ambil bagian berkontestasi pada Pilwakot Makassar 2024 dengan mengendarai Partai Gerindra sebagai salah satu kendaraan politik. Tentu saja juga bersama partai politik lainnya,” ungkap Ketua Tidar Sulsel itu.

Sebelum mengungkapkan niat baiknya tersebut di hadapan publik, Seto mengaku sudah mendapatkan restu dari sang ibu, Felicitas Tallulembang.

“Silahkan maju (Pilwalkot Makassar) asal tidak menyakiti rakyat dan mendzolimi rakyat,” ungkap Seto menirukan pesan dari sang ibu.

Pesan serupa, lanjut Seto, juga sering disampaikan oleh almarhum ayahnya, Andi Rudiyanto Asapa. Ia selalu didorong oleh sang ayah untuk menjadi orang yang bisa memberi manfaat kepada sebanyak-banyaknya orang.

“Salah satunya, dengan menjadi pemimpin di mana saja, agar dengan bekal kekuasaan yang diamanatkan dari rakyat itu bisa digunakan untuk membantu rakyat, mensejahterakan rakyat dan tentu saja memajukan tempat di mana kita memimpin lewat aneka kebijakan yang kita miliki,” papar Seto.

“Dengan satu pesan penting dari ayah saya juga bahwa jangan menyakiti rakyat dan dzolim kepada rakyat,” tegas Seto.

Untuk itu, katanya, pesan kedua orang tuanya tersebut selalu dijadikan acuan dan amanah yang melekat pada dirinya. Oleh karena itu, ia telah meluruskan niat sebelum meneguhkan hati untuk terjun ke dunia politik.

“Bahwa tujuan utama semua yang kita dapat, termasuk jabatan, harus untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.

Meskipun demikian, Seto mengaku, niat tulus dan semua cita-cita mulia dan yang ingin ditunaikan itu tak akan berarti dan tak menjadi apa-apa bila tanpa dukungan rakyat.

“Karena itu, dukungan rakyat dan kebersamaan dengan rakyat menjadi kunci penting suksesnya semua program pemerintah, termasuk pemerintah Kota Makassar,” demikian Andi Seto. (*)

Exit mobile version