Ini Posko Pengaduan Korban Aksi Tolak OmnibusLaw di Makassar

0
Devisi Hukum dan Advokasi KAMI di Makassar,DR.Muhammad Nur,SH,M.Pd,MH dan Djaya,SKM.,SH

REPUBLIKNEWS.CO.ID,MAKASSAR. Aksi demontrasi terhadap UU OmnisbusLaw Cipata Karya beberapa hari ini telah menyebabkan terjadinya tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat.
Hal ini yang mendorong Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Sulssl membuka posko layanan pengaduan.

Devisi Hukum dan Advokasi KAMI di Makassar,DR.Muhammad Nur,SH,M.Pd,MH dan Djaya,SKM.,SH mengatakan bahwa posko pengaduan ini berdasarkan seruan Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ( KAMI ) dengan nomor 022/PRES-KAMI/B/X/2020 untuk membuka Posko advokasi dan Posko Pengaduan guna memberikan bantuan hukum kepada korban kekerasan dalam menyuarakan Undang-Undang OmnibusLaw Cipta Karya.
DR.Muhammad Nur,SH.,M.Pd,.MH , Mengatakan Bantuan Hukum secara gratis kepada korban kekerasan sebagai bentuk dukungan moril terhadap kaum Buruh,Mahasiswa,Pelajar,Akademisi dan Tokoh Agama yang berjuang dan memperjuangkan hak aspirasinya.
” Selain karena adanya perintah dari pusat, ini juga andil kita dalam membantu saudara-saudara kita yang mengalami kekerasan selama aksi tersebut,” ujarnya Jumat (09/10/2020)
Sementara Djaya,SKM.,SH , Menambahkan Posko Advokasi dan Posko Pengaduan didukung aktifis hukum lainnya yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap perjuangan melawan di sahkannya Undang-Undang Omnibus Law Cipta Karya.
Djaya menjelaskan jika seruan Presidium KAMI yang di tanda tangani oleh Gatot Nurmantyo, M.Din Syamsuddin dan Rochmat Wahab mendapat respon dari Devisi Hukum & Advokasi KAMI yang ada di Makassar.
Divisi Hukum dan Advokasi KAMI di Makassar,DR.Muhammad Nur,SH,M.Pd,MH dan Djaya,SKM.,SH membuka posko Advokasi dan Posko Pengaduan secara gratis di Jalan Tun Abdul Razak Citraland Celebes Hertasning Baru Gowa-Makassar.
Divisi Hukum dan Advokasi KAMI di Makassar akan berjuang dan mendampingi korban hingga tuntas(*)

Tinggalkan Balasan