Republiknews.co.id

Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Gowa Tembus Rp70 Ribu Per Kilo

Kadis Perdagangan Gowa Andi Sura Suaib saat melakukan sidak di pasar tradisional Minasa Maupa, kemarin. (FOTO. Chaerani/Republiknews.co.id)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Sejumlah bahan pokok di pasar tradisional yang ada di Kabupaten Gowa mengalami kenaikan harga menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 yang jatuh 10 Juli 2022 mendatang.

Kondisi ini berdasarkan penemuan Tim Pemantau yang dibentuk Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gowa saat melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Minasa Maupa, Kecamatan Somba.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa Andi Sura Suaib mengungkapkan, dari hasil pemantauan lapangan yang dilakukan, pihaknya menemukan sejumlah harga bahan pokok yang mengalami kenaikan harga.

“Dalam pemantauan kami, sejumlah harga memang mengalami kenaikan seperti bawang merah dan cabe rawit. Tetapi kenaikannya masih dalam batas wajar. Intinya masih aman,” ungkapnya, Selasa (05/07/2022).

Dalam sidaknya, para pedagang memasarkan cabai dengan harga Rp70 ribu per kilogram (Kg) dari harga sebelumnya Rp45 ribu per Kg.

“Kenaikan harga cabai ini terjadi sejak dua minggu lalu,” ujarnya.

Sementara untuk harga bawang merah juga mengalami kenaikan. Di mana harganya Rp55 ribu per Kg yang sebelumnya hany diharga Rp30 ribu per Kg.

“Penyebab kenaikan harga ini dikarenakan banyaknya permintaan di luar Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Sementara, salah seorang pedagang Ica mengatakan, tak hanya harga cabai. Harga untuk bawang merah juga mengalami kenaikan.

“Sekarang harganya Rp55 ribu per Kg, dari sebelumnya Rp30 ribu per Kg,” sebutnya.

Sedangkan untuk bawang putih dikatakan mengalami penurunan harga. Di mana harganya Rp22 ribu per Kg, dari sebelumnya Rp25 ribu per Kg.

“Gula pasir standar, harganya Rp14 ribu per Kg. Harga terigu ji yang naik dari harga sebelumnya Rp8 ribu per liter sekarang menjadi Rp11 ribu per liter,” terangnya. (Chaerani)

Exit mobile version