0%
logo header
Selasa, 18 Januari 2022 15:17

Kabupaten Gowa Jadi Lokasi Pelaksanaan KKN Mahasiswa Muhammadiyah dan Aisyiyah di Indonesia

Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni, hadir langsung menerima rombongan pelaksanaan program KKN MAS di ruangannya, Senin (17/01/2022). (Istimewa)
Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni, hadir langsung menerima rombongan pelaksanaan program KKN MAS di ruangannya, Senin (17/01/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Kabupaten Gowa menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik yang dilaksanakan ratusan mahasiswa Muhammadiyah dan Aisyiyah (MAS) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni mengaku, ratusan mahasiswa ini akan melakukan KKN tematik di desa-desa yang ada di Kabupaten Gowa. Tentunya melalui program KKN tersebut diharapkan akan membawa perubahan dan memberikan ilmu bagi masyarakat tempat pelaksanaan program.

“Ini sangat luar biasa dan tentu pemerintah dan masyarakat akan menyambut baik,” katanya, kemarin.

Baca Juga : Wabup Gowa Harap Peringatan Harkitnas Momen Bangkit dari Pandemi Covid-19

Ia pun meminta dukungan dari seluruh pihak, termasuk pemerintah desa yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN. Mudah-mudahan dengan dukungan tersebut akan berjalan dengan baik sehingga apa yang kita dapatkan tentu akan bermanfaat.

“Baik untuk Universitas Muhammadiyah dan Aisyiah, maupun pemerintah setempat,” harapnya.

Sementara, Ketua Pengurus KKN MAS Suwarno menyebutkan, KKN MAS ini akan diikuti 1.000 mahasiswa dari 100 Universitas Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia. Untuk wilayah pelaksanaannya akan ditempatkan di tiga kabupaten di Sulawesi Selatan, yaitu Kabupaten Gowa, Maros dan Takalar.

Baca Juga : Hadir di Musda MUI, Wabup Gowa : Untuk Kemaslahatan Umat Pemerintah Harus Dilibatkan

“Jadi setiap kabupaten akan kita tempatkan mahasiswa sekitar 300 orang dimana setiap kelompok berisi 10 orang mahasiswa,” katanya.

Lanjutnya, setiap kelompok mahasiswa akan sebar di 30 desa. Pelaksanaan KKN MAS ini akan berlangsung mulai Juli hingga September 2022 mendatang dan dilaksanakan selama 40 hari.

Dirinya menambahkan selama KKN, para mahasiswa akan melakukan berbagai kegiatan. Salah satunya program pemberdayaan masyarakat yang akan menyesuaikan dengan kondisi daerah setempat.

Baca Juga : 176 Anggota Pramuka Cabang Gowa Ikut Seleksi Jambore Nasional

“Jadi antar kabupaten itu akan berbeda-beda programnya dan juga program Muhammadiyah berbagi,” ungkapnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646