REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Program Bursa Inovasi Desa diluncurkan Kementerian Desa untuk Peningkatan Kesejahteraan masyarakat.
Bursa Inovasi Desa tahun 2019 tingkat Kabupaten Soppeng dipusatkan di Halaman Kantor Desa Rompegading Kecamatan Liliriaja, oleh TPID Region II yaitu Kecamatan Lalabata, Kecamatan Liliriaja dan Kecamatan Citta, Rabu (10/07/2019).
Ketua panitia Region II, Emilda, dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan bursa tahun 2019 ini sekaligus menjadi refleksi atas berbagai kegiatan yang serupa telah dilakukan pada waktu lalu.
Emilda menambahlan, bahwa bursa inovasi desa mengangkat tema peningkatan kualitas pembangunan Desa melalui inovasi Desa, dengan harapan dapat memperkuat tekad dan semangat terkhusus para perangkat Desa untuk memperkokoh visi dan program dari kementerian Desa.
“Bursa inovasi desa diharapkan dapat melahirkan inovatif berlandaskan ketaqwaan, kemandirian agar mampu berkontribusi dalam membangun bangsa khususnya pembangunan Desa di kabupaten Soppeng,” kata Emilda.
Sementara, Perwakilan Kadis PMD Soppeng menyebut bahwa program inovasi desa diluncurkan karena masih banyak desa yang belum mampu mengelola dana Desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bursa inovasi Desa untuk menambah wawasan para aparatur Desa,” ucapnya.
Untuk diketahui, peserta bursa inovasi Desa TPID Region II terdiri dari 3 Kecamatan atau 12 Perwakilan Desa dan TPID dari masing-masing kecamatan dengan penganggaran kegiatan dari APBN lingkup DPMD Provinsi.
Hadir dalam Bursa Inovasi Desa tahun 2019 diantaranya Staf Ahli Setda Soppeng Andi Surahman, Perwakilan dari DPMD Soppeng, Perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng, Perwakilan Camat Lalabata, Camat Liliriaja, Camat Citta dan para Kepala Desa dari 3 Kecamatan. (Yusuf)
