Republiknews.co.id

Ketua Golkar Wajo: Uji Kelayakan Ciptakan Pemimpin Militansi, Musda Tanpa Transaksi

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Uji Kelayakan dan Kepatutan DPD I Partai Golkar Sulsel dinilai inovatif oleh Ketua Golkar Wajo terpilih, dr. Baso Rahmanuddin. Meski bukan syarat mutlak, tetapi mampu membentuk calon pemimpin yang militansi.

Hal itu sangat dirasakan oleh pria yang kerap disapa dengan akronim DBR ini. Setelah menjalani fit & proper test, komitemennya dalam memimpin golkar semakin kuat, hingga pada akhirnya berhasil terpilih secara aklamasi dalam musda Golkar Wajo, pekan lalu.

“Fit & proper test ini merupakan terobosan atau inovasi yang sangat baik dalam rangka melakukan seleksi penjaringan lebih awal terhadap kemampuan kompetensi dan kapabilitas calon pemimpin Golkar di Daerah,” ungkapnya, Rabu (31/03/2021).

DBR tak menampik jika fit & proper test tidak diatur dalam organisasi Partai Golkar. Namun, paradigma baru yang dibawa oleh Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Taufan Pawe (TP) justru sangat direspons positif oleh para kader.

“Ini adalah hal positif bagi organisasi karena dari situ, calon pemimpin ditelisik kita punya kapasitas serta komitmen kegolkaran yang kedepan punya cita-cita untuk memenangkan setiap event politik,” katanya.

Terkait isu adanya transaksi jabatan dalam musda Golkar Sulsel, DBR dengan tegas menampik hal tersebut. Katanya, TP sebagai pemimpin yang visioner dan transformasional sudah mengharamkan adanya bayar-bayaran untuk jabatan tertentu.

“Wah, informasi itu tidak tepat. Menjadi Ketua DPD II Golkar itu sama sekali tanpa adanya transaksi. Jangan terprovokasi lah, lebih baik kita fokus memenangkan kontestasi politik kedepannya,” tutup DBR. (*)

Exit mobile version