Kiat Menghindari Pertemanan Toxic di Media Sosial

  • Bagikan
webinar siberkreasi bersama kemenifo pemasaean digital ala k pop

REPUBLIKNEWS.CO.ID,TORAJA UTARA– Sebanyak 714 peserta mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, yang dilaksanakan secara virtual pada 9 September 2021 di Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali adalah “Jarimu Harimaumu”.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Leader of Educator Google Provinsi Sulawesi Selatan, Amal Hasan; dosen Universitas Dr Soetomo, Zulaikha; Putri Muslimah Nusantara, Wa Ode Syahribanun Alwiah; dan kreator konten, La Ode Ridwan Arisandy. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah penyiar radio, Fitriyani. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama adalah Zulaikha yang membawakan tema “Pahami Aplikasi, Fitur dan Jadilah Pemenang di Dunia Digital”. Dia mengatakan, tetapkan tujuan positif saat memasang aplikasi percakapan atau media sosial. “Dengan begitu, pengguna media sosial tidak tergoda melakukan hal-hal yang bisa membuatnya bermasalah dengan hukum atau sanksi sosial lainnya,” katanya.

Berikutnya, La Ode Ridwan Arisandy menyampaikan materi berjudul “Etika Berjejaring: Jarimu Harimaumu”. Dia menguraikan tips yang dapat dilakukan untuk menghindari pertemanan yang negatif, di antaranya selalu mengecek ulang kebenaran berita/informasi bila ingin meneruskan dan tidak mengunggah unggahan yang berulang dan kurang menarik untuk dilihat atau dibaca.

Wa Ode Syahribanun Alwiah sebagai pemateri ketiga membawakan tema tentang “Mengenal Lebih Jauh Cara Mengeluarkan Pendapat di Dunia Digital”. Penulis Terpilih Buku Potret Hujan ini menegaskan, masyarakat perlu memperhatikan etika dalam bermedia sosial mengingat terdapat risiko hukum yang mengaturnya. “Salah satu hukum yang berfungsi mengatur adalah UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” jelas dia.

Sebagai pembicara terakhir, Amal Hasan menyampaikan tema mengenai “Menjaga Keamanan Digital Anak di Dunia Maya”. Dia menjelaskan, pada dasarnya penggunaan gawai genggam tidak diperuntukkan untuk anak berumur di bawah 13 tahun, mengingat anak belum bisa memilah hal-hal positif dan negatif dari penggunaan alat tersebut.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Para peserta tampak antusias dan mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber. Panitia memberikan uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan edukatif.

Salah satu peserta di Toraja Utara, Winda, menanyakan tentang solusi bijak untuk mengajarkan anak-anak dalam bermedia sosial yang baik. Zulaikha menjelaskan, orangtua dan guru harus mengajari anak cara dan etika berkomunikasi yang baik. “Jika dalam keseharian menggunakan bahasa yang baik, maka di dunia maya juga akan menerapkan etika sopan santun,” terangnya.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

  • Bagikan