Republiknews.co.id

Komitmen dalam Penerapan SDGs, PT Vale Raih Lima Penghargaan Indonesia Sustainable Development Goals 2024

PT Vale berhasil meraih lima penghargaan Indonesia Sustainable Development Goals 2024, Kamis (28/11/2024). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA – Gagasan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa yang dijalankan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) sebagai bagian dari group Mining Industry (MIND ID) dalam mendukung program  pemerintah pusat untuk mewujudkan kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat yang berada di area operasional, khususnya di Blok Sorowako melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) mendapat apresiasi dari Corporate Forum for CSR Development (CFCD).

PT Vale berhasil meraih lima penghargaan Indonesian SDGs Award (ISDA) pada pilar Pembangunan ekonomi, sosial dan lingkungan. CFCD merupakan sebuah forum perusahaan dengan visi menjadi jejaring dan pusat pembelajaran CSR yang terkemuka di Indonesia dan internasional.

Pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) melaporkan bahwa capaian SDGs di Indonesia hingga tahun 2024 sebesar 62,5 persen dari 222 indikator SDGs yang telah on track.

Capaian tersebut lebih baik dibandingkan rata-rata negara di tingkat global sebesar 17 persen dari target SDGs yang on track, dengan perkiraan seluruh target SDGs akan tercapai 32 tahun lagi apabila tak ada upaya transformasi untuk mempercepat pencapaian target-target tersebut.

Salah satu stategi percepatan pencapaian target target SDGs adalah dengan melibatkan peran semua pihak termasuk peran swasta-perusahaan dan masyarakat.

Apresiasi yang diperoleh PT Vale dengan diraihnya lima penghargaan Indonesian SDGs Award (ISDA), yakni SDGs 2.2 kategori SDGs PROGRAM CSR/CID Pilar Pembangunan Sosial, kategori Silver, SDGs 8.3 kategori SDGs Program CSR/CID Pilar Pembangunan Ekonomi, kategori gold, SDGs 9 kategori SDGs Program CSR/CID Pilar Pembangunan Ekonomi, kategori Silver, SDGs 14 kategori SDGs Program CSR/CID Pilar Pembangunan Lingkungan, kategori Silver, serta SDGs 15 kategori SDGs Program CSR/CID Pilar Pembangunan Lingkungan, kategori gold.

Direktur External Relations, Endra Kusuma bersama  Manager Community Relations, Jemmy Sijaya menerima penghargaan tersebut di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (28/11/2024).

Endra Kusuma menjelaskan, penghargaan yang diperoleh ini atas dukungan semua pihak baik karyawan PT Vale maupun masyarakat dan pemerintah kabupaten Luwu Timur yang tiada henti memberikan support-nya dalam memberikan ide dan gagasan dengan harapan program yang dijalankan mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat dimana perusahaan beroperasi.

“Terima kasih atas dukungannya, tentu penghargaan ini tidak bisa diraih tanpa dukungan semua pihak. Penghargaan ini semakin memacu perusahaan untuk menjalankan program keberlanjutan dari sisi Environment, Social and Governance (ESG). Apa yang telah dijalankan selama ini dengan berpedoman pada SDGs sejalan dengan misi perseroan, mengubah sumber daya alam untuk kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan. Bersama. Tentu ini menjadi modal penting kemitraan yang berkelanjutan ini kedepannya,” katanya.

Beberapa program yang diikutkan dalam penilaian, seperti pada pilar sosial terkait inisiatif pencegahan dan penanggulangan stunting (kerdil) dan Wasting Syndrome (terlalu kurus/terlalu tinggi).

Selanjutnya untuk pilar ekonomi, PT Vale menghadirkan program Peningkatan Peluang Usaha dan Kerja bagi Masyarakat (Usaha Mikro, Usaha Kecil, Usaha Menengah, Gabungan UMKM, Usaha Pertanian Non UMKM) bernama Sakti Woliko.

“Program Sakti Woliko tidak saja membuka lapangan usaha baru bagi masyarakat, tapi juga membuka lapangan kerja baru. Bahkan, menjadi salah satu opsi mata pencaharian alternatif di lingkup Kecamatan Towuti secara umum, dan Desa Matompi secara khusus,” kata Endra.

“Pada program ini, kami memberdayakan kelompok pemuda (termasuk penyandang disabilitas) di lingkup Kecamatan Towuti secara umum, dan Desa Matompi secara khusus,” tambahnya.

Pilar ekonomi lainnya, yakni Peningkatan Kapasitas Masyarakat Melalui Penerapan Inovasi/Teknologi Tepat Guna Kepada Masyarakat melalui Penanganan Hama Terpadu Introduksi Alat Teknologi Tepat Guna (TTG) Empos Tikus.

Endra menjelaskan, pada pilar lingkungan, perseroan melakukan upaya konservasi ekosistem laut dan pesisir yang berkelanjutan dengan melakukan perlindungan, pelestarian, pemeliharaan dan pemanfaatan fungsi Lingkungan Laut berupa Restoration and Conservation Marine Environment Malili Project.

Pilar lingkungan lainnya berupa konservasi darat berbasis masyarakat. Pada program ini perseroan membantu masyarakat di Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda untuk memanfaatkan lahan kritis agar lebih bermanfaat.

Dimana masyarakat didampingi untuk melakukan pengembangan Kawasan Agrowisata Pondata dengan memanfaatkan penanaman buah nanas.

“Perseroan mengembangkan Kawasan Agrowisata Kecamatan Wasuponda yang sebelumnya lahan tidur mencapai 10 hektar, kemudian dimanfaatkan untuk membudidayakan nanas dengan membuat pengolah produk turunan nanas di Desa Tabarano,” jelas Endra.

Nanas dipilih sebagai komoditas utama karena telah menjadi ikon dari Kecamatan Wasuponda, dimana kata nama Wasuponda berasal dari bahasa daerah lokal, yaitu Wasu yang berarti batu dan Ponda yang berarti Nanas yang kemudian Wasuponda diartikan oleh masyarakat di Kecamatan wasuponda adalah nanas yang tumbuh di atas batu.

“Mudah-mudahan program yang dijalankan saat ini dapat terus berkelanjutan, sehingga memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan mereka semakin bisa meningkatkan inovasinya pada masa-masa mendatang,” demikian Endra. (*)

Exit mobile version