REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONE — Kegiatan pencarian korban tenggelam pada hari Rabu (25/12/2019) di Bendungan Ponre-ponre, Desa Tompobbulu, kecamatan Libureng, kabupaten Bone belum juga membuahkan hasil.
Dalam operasi pencarian korban tenggelam ini melibatkan Tim SAR Batalyon C Pelopor Sat Brimobda Sulsel yg dipimpin langsung oleh Danyon C Pelopor Kompol Nur Ichsan, Tim SAR BPBD Kab. Bone yang dipimpin oleh Kepala BPBD Dray Febriyanto, Tim SAR Basarnas Wilayah Kabupaten Bone yang dipimpin oleh Koordinator Basarnas Andi Sultan, Tim SAR UNM Makassar, Tim SAR Antariksa.
‘Untuk tehnik pencaharian yang kita lakukan yaitu pencarian dengan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sekitar tempat tenggelamnya korban dan di area bendungan, Kemudian kita membuat ombak buatan dengan menggunakan perahu karet dengan harapan korban dapat muncul di permukaan, dan terakhir kita lakukan penyelaman oleh penyelam dari Tim Sar Gabungan dengan radius kurang lebih 70 meter dari titik jatuh korban,” ungkap Ichsan, disela-sela pencarian.
“Proses pencarian terkendala dengan keruhnya air dimana jarak pandang penyelam sangat terbatas, terus banyaknya ranting pepohonan serta tebalnya lumpur yang berada di dasar bendungan juga sangat menghambat pencarian,” tambah Ichsan.
“Namun semua kendala tersebut tidak menyurutkan semangat kami untuk tetap melaksanakan pencarian terhadap korban, Kami atas nama Tim SAR mohon maaf karena sampai hari ini belum bisa menemukan korban, mohon doanya semoga kami bisa secepatnya menemukan korban,” pungkas Danyon.
Kegiatan pencarian ini juga dihadiri oleh Kapolsek Libureng AKP Hajriadi, A.Md. Kep., S.H., M.H., Babinsa Serda Suardi Jamal dan keluarga korban, pencarian dilanjutkan esok hari karena cuaca sudah gelap. (Adhy)
