Republiknews.co.id

Kondisi Dermaga Pulau Harapan Membahayakan, Pemda Sinjai Diminta Tidak Lupa Dengan Janjinya

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI – Kondisi Jembatan Dermaga Desa Pulau Harapan sudah mulai rusak parah dan membahayakan warga yang melintas.

Jembatan yang terletak di dusun Kambuno Barat, Desa Pulau Harapan, Kecamatan Pulau Sembilan kabupaten Sinjai kondisinya sangat memprihatinkan bahkan setiap bulannya selalu ada korban yang jatuh kelaut.

Ketua Himpunan Pemuda Mahasiswa Sinjai Bersatu (HIPMASIB), Hasyim mengatakan, Jembatan dermaga tidak layak di seberangin lagi, masyarakat lokal maupun luar daerah yang setiap harinya melintas dijembatan tersebut untuk menaiki kapal sewa setiap bulannya selalu ada korban jatuh.

“Walaupun sering dilakukan swadaya untuk melakukan perbaikan oleh warga namun saja tetap butuh perbaikan yang permanen dari pihak pemerintah Daerah,” ungkapnya, Jumat (30/10/2020).

Menurutnya, kerusakan jembatan Dermaga mulai akhir tahun 2019 tepat bulan Desember namun sampai sekarang masih belum ada tanda-tanda perbaikan dari pemerintah daerah kabupaten Sinjai.

“Bahkan masyarakat sering mengadu kepada pemerintah setempat namun pemerintah setempat mengatakan itu bukan kewenangan kami karna itu kewenangan Pemerintah daerah,” ucapnya.

Padahal, kata dia, aktivitas jembatan dermaga tersebut bukan hanya warga desa namun termasuk para nelayan, warga dari luar kecamatan, penyeberangan anak sekolah dari pulau liang-liang ke pulau kambuno, dan pegawai yang bertugas di kambuno.

“Mungkin pihak pemerintah daerah bisa turun melihat kondisi jembatan tersebut dimana papan lantai patah dan berserakan dan tiang penyangga rapuh,” tegasnya.

Lanjut dikatakannya, pada tanggal 29 Januari 2020 ketika dikonfirmasi oleh pihak yang terkait namun Irwan syuaib selaku kepala dinas Infokom dan persandian sinjai, mengatakan Pemkab telah merencanakan perbaikan jembatan di samping kantor camat tahun 2021 mendatang menggunakan dana hibah dari pusat.

“Namun sampai sekarang belum ada kabar atau kedatangan dari pihak terkait untuk datang melihat kondisi jembatan dermaga di pulau harapan atau setidaknya menyampaikan ke warga akan rencana itu ditahun depan,” katanya.

Dia pun berharap, dengan melihat keluhan masyarakat pulau sembilan Pemerintah Sinjai tidak pura- pura lupa dengan janjinya dan kami butuh keseriusan dalam menindaklanjuti hal tersebut, karna jujur saja sekarang kecamatan pulau sembilan itu sudah dianak tirikan oleh pemerintah karna diantara 9 kecamatan di Kabupaten Sinjai hanya pulau sembilan tidak termasuk dalam rencana pembangun infrastruktur pinjaman 185 Miliar.

“Selain dari itu, janji politiknya khusus warga pulau sembilan seperti penyediaan air bersih, dan PLN 24 jam sampai hari ini belum terealisasi sampai sekarang. Dan kami menyanyangkan Pemda mengklaim jika semua dusun sudah teraliri listrik namun itu hanya omong kosong,” tegasnya.

“Ingat pak bupati tidak lama lagi tahun politik,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala dinas Infokom dan persandian, Irwan Suaib yang dikonfirmasi belum menjawab. (Anto)

Exit mobile version