Republiknews.co.id

Lebih Sadis Dari Pinjol, Karyawan PNM di Gowa Dobrak Pintu Saat Menagih, Nasabah Menangis Histeris

Tangkapan Layar video 3 karyawan PT. PNM Persero Mekaar Pallangga menagih dengan cara mendobrak pintu kamar nasabahnya, Kamis (03/02/2022).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Beredar sebuah video yang kini viral di berbagai Media Sosial di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang memperlihatkan aksi penagih hutang yang mendobrak pintu Kamar nasabahnya, Kamis (03/03/2022).

Belakangan diketahui, tiga penagih hutang tersebut adalah karyawan PT Permodalan Nasional Madani (PT PNM) Persero atau dikenal dengan PNM mekaar Mandiri Syariah Cabang Pallangga, Kabupaten Gowa.

Ketiga karyawan PT. PNM Mekaar Pallangga tersebut sedang menagih hutang terhadap Nasabah atas nama Hamsina (40) warga Jalan Pelita Taborong, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Hamsinah, nasabah PT. PNM itu mengaku, saat dirinya ditagih, dirinya mendapat perlakuan yang kasar dan membuatnya malu kepada tetangga.

Bahkan aksi ketiga karyawan PT PNM Mekaar itu diabadikan melalui rekaman video saat mendobrak pintu kamarnya lalu kemudian disebarkan.

“Saya malu pak atas perlakuan karyawan PT PNM Mekaar saat datang menagih kerumah dengan cara yang kasar, lansung masuk tanpa ijin saya lansung dobrak pintu kamar,. Tidak hanya itu, mereka juga menertawai dan menunjuk-nunjuk sambil memaki maki saya,” ungkap Hamsinah sambil menuturkan air mata.

Bahkan anak gadis Hamsinah yang menyaksikan dirinya diperlakukan seperti itu ikut menangis histeris, bahkan tidak mau keluar rumah karena malu dengan tetangga yang saat itu ramai di depan rumahnya.

Hamsinah juga menceritakan, jika dirinya sempat memohon kepada para karyawan PT PNM Mekaar Pallangga itu untuk diberikan keringanan lantaran dirinya telah berduka.

Ibu dari Hamsinah baru meninggal 15 hari lalu, membuatnya harus kembali ke titik nol lantaran modal untuk menjual Nasi Kuning habis digunakan untuk biaya sang ibu saat masuk di Rumah Sakit.

“Saya sudah minta keringanan pak, saya hanya telat bayar 3 hari, tapi mereka tidak terima alasan,” ungkapnya.

Dana yang Hamsinah pinjam kepada PT Permodalan Nasional Madani Persero itu bernilai Rp 7 juta, dengan angsuran per dua Minggu sebesar Rp 188 ribu.

Karena karyawan PT PNM Mekaar Pallangga yang merupakan Perusahaan Milik Pemerintah itu terus memaki dan memaksakan untuk membayar, Hamsinah pun menelpon saudaranya untuk meminjam uang sebesar Rp 200 ribu.

Lalu kemudian membayar utangnya kepada penagih PT PNM Mekaar Pallangga.

Namun sebelum memberikan uang tersebut, Hamsinah meminta agar video yang diabadikan oleh salah seorang karyawan PT PNM Mekaar Pallangga itu, diminta dihapus agar tidak disebarkan.

Namun sayangnya, bukannya menghapus, video tersebut justru dijadikan story’ disalah satu media sosial hingga kini viral.

Sementara itu, Dilla, Kepala Cabang PNM Mekaar Pallangga yang dikonfirmasi ke kantornya yang beradar di Komplek Perumah Nusa Indah Desa Je’ne Tallasa Kabupaten Gowa, mengungkap jika dirinya belum bisa memberikan keterangan sebelum ada pernyetaan dari Kantor Pusatnya.

Diketahui PT Permodalan Nasional Madani adalah merupakan lembaga keuangan khusus yang didirikan sebagai realisasi komitmen Pemerintah untuk mengembangkan, memajukan, serta memelihara Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

PNM sendiri merupakan solusi strategis Pemerintah untuk mengembangkan akses Permodalan serta pelatihan bagi para pelaku umkm yang tersebar di seluruh indonesia.

Dengan 100% kepemilikan sahamnya dipegang oleh pemerintah, dan pnm diharapkan tumbuh menjadi lembaga keuangan terdepan yang senantiasa mampu melahirkan pelaku-pelaku umkm yang tangguh dan mandiri selama masa pandemi.

Exit mobile version