REPUBLIKNEWS.CO.ID, TAKALAR – Proyek preservasi jalan Paket 2 Multi Years Project (MYP) senilai Rp274 miliar resmi dimulai. Groundbreaking ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang dipusatkan di ruas jalan Bontoramba-Galesong, Kabupaten Takalar, Selasa (10/2/2026).
Hal ini menjadi penanda dimulainya penanganan jalan sepanjang 209,38 kilometer yang mencakup Kabupaten Takalar, Gowa, Jeneponto, dan Kota Makassar.
Momen tersebut turut dihadiri oleh Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, Bupati Gowa Husniah Talenrang, Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin, serta Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Fadilah Fahriana.
Pada kesempatan itu, Anggota DPRD Sulsel, Fadilah Fahriana menjelaskan bahwa proyek multiyears ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus menopang aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurut Fadilah, infrastruktur jalan yang terpelihara dengan baik menjadi faktor kunci kelancaran mobilitas orang dan distribusi barang, khususnya pada jalur-jalur perdagangan yang menghubungkan sentra produksi dengan pusat pemasaran.
“Preservasi jalan ini sangat penting untuk memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga. Jalur perdagangan dari daerah penghasil ke kota akan semakin lancar, sehingga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menurut legislator Fraksi PKB Sulsel itu, wilayah Takalar, Gowa, dan Jeneponto memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan UMKM yang membutuhkan dukungan infrastruktur memadai agar daya saing meningkat.
Fadilah juga menyampaikan harapannya agar proyek ini berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Menurutnya, pengawasan dan kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami di DPRD Sulsel tentu akan mengawal pelaksanaan proyek ini agar sesuai dengan perencanaan. Harapannya, masyarakat bisa menikmati jalan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia pun memberikan apresiasi kepada Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman atas komitmennya menghadirkan pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan wilayah.
“Ini bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga infrastruktur yang menjadi urat nadi perekonomian daerah. Kami mengapresiasi langkah ini sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Selatan,” tutup Fadilah.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa kehadiran infrastruktur jalan yang lebih baik diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah, mempercepat waktu tempuh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di kawasan terdampak.
“Kehadiran infrastruktur ini diharapkan memperkuat konektivitas, memperlancar mobilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ini menjadi solusi bertahap menuju Sulsel yang semakin maju dan berkarakter,” singkatnya. (*)
