Republiknews.co.id

Maksimalkan Event BM 2025, Husniah Talenrang Pilih Berkantor di Malino

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang saat memimpin rapat, di sela-sela berkantor di Kota Malino, Kecamatan Tinggimoncong jelang Beautiful Malino 2025, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang memilih berkantor di Kota Malino, Kecamatan Tinggimoncong untuk memaksimalkan persiapan event wisata Beautiful Malino 2025. Kegiatan pariwisata tahunan ini akan berlangsung mulai 9 hingga 13 Juli 2025 mendatang.

“Hari ini kita mulai berkantor di Malino, karena Beautiful Malino tersisa beberapa hari lagi sehingga harus mengecek seluruh persiapan tanpa meninggalkan pelayanan pemerintahan yang harus terus berjalan,” ungkapnya, dalam keterangannya, kemarin.

Husniah menegaskan, beberapa hal telah dilakukan selama berada di Kota Malino, yakni melihat progres persiapan di lokasi kegiatan, memastikan akses infrastruktur jalan yang akan dilewati pengunjung dalam kondisi baik, hingga mengimplementasikan beberapa program. Salah satunya Gowa Mengaji yang diperkenalkan kepada masyarakat.

Sebelumnya, Husniah Talenrang meminta agar kenyamanan wisatawan selama pelaksanaan Beautiful Malino 2025 menjadi prioritas utama. Apalagi dalam event wisata di tahun ini menargetkan 100 ribu pengunjung dari tahun-tahun sebelumnya 65 ribu pengunjung.

Menurutnya, dengan target tersebut maka kenyamanan pengunjung atau wisatawan sangat dibutuhkan. Sehingga wisatawan merasa betah dan mau kembali ke Kota Malino meskipun pelaksanaan Beautiful Malino telah selesai.

“Karna target bertambah, maka tingkat kerawanan dan kenyamanan harus dijaga agar pengunjung betah. Untuk mengantisipasi hal ini dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi seluruh pihak khususnya TNI Polri dalam mengatur lalu lintas hingga meminimalisir kerawanan,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan beragam program yang digarap Beautiful Malino mampu menjadi Event Kalender Nasional (EKN) di tahun ini.

“Kita ingin mengenalkan keindahan alam Malino, sejarah dan kebudayaan kita kepada wisatawan sehingga event ini betul-betul harus dipersiapkan sebaik mungkin khususnya kenyamanan pengunjung yang paling utama,” harapnya.

Sementara, General Manager Double Helix (EO), Asriani mengatakan ada beberapa jenis kegiatan yang akan ditampilkan mulai dari culinary showcase, culture camp, lari, trail run, lomba tari, festival carnaval, fashion show, music, permainan tradisional, pameran budaya, workshop bambu, malino magical forest, cooking challenge, malino fashion week, lomba menggambar hingga story telling.

“Semua ini akan ada selama pelaksanaan Beauitiful Malino, termasuk UMKM yang akan hadir sebanyak 30 tenant hingga beberapa kegiatan lain yang belum ada di Beautiful Malino sebelumnya dan akan menambah keseruan event tahunan ini,” jelasnya.

Sekadar diketahui Event Beautiful Malino ini mulai digagas sejak tahun 2017 lalu yang digelar setiap tahunnya di bulan Juli dengan mengangkat tema yang berbeda-beda meskipun sempat vakum saat Pandemi Covid-19.

Event ini dipercaya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar khususnya di kecamatan Tinggimoncong, Parigi dan Tombolopao karena banyaknya masyarakat yang datang hingga menyewa penginapan sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Gowa.

Exit mobile version