REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Kampung Rewako menjadi transformasi ekonomi Pemerintah Kabupaten yang masuk dalam 10 besar Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2023 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Keberadaan Kampung Rewako di sejumlah kecamatan ini berhasil membantu meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya saat pandemi Covid-19 mulai melanda. Pasalnya, peningkatan produktivitas masyarakat terdampak sangat diperlukan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi desa, sehingga diterbitkanlah surat untuk meminta camat menunjuk satu desa atau kelurahan sebagai Kampung Rewako untuk dimanfaatkan masyarakat sekitar. Salah satunya Kampung Rewako Jenetallasa yang kini menjadi destinasi wisata baru di daerah berjuluk butta bersejarah ini.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, Kampung Rewako, di Desa Jenetallasa ini dikerjasamakan dengan pemerintah desa melalui Bumdesa. Selain itu merekrut warga sekitar untuk diberdayakan sehingga membantu ekonomi keluarga mereka.
“Dengan hadirnya Kampung Rewako ini pengangguran kita berkurang karena merekrut tenaga kerja dari masyaralat sekitar desa dan meningkatkan jumlah rumah tangga yang menjajakan dagangannyadi jalur yang dilalui pengunjung menuju lokasi Kampung Rewako,” katanya di sela presentasi dan pendalaman diskusi terkait peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan sesuai tema Rencana Kinerja Pemerintah (RKP) 2023 melalui Inovasi Kampung Rewako, di Kantor Balitbangda Provinsi Sulsel, kemarin.
Adnan mengaku, kehadiran Kampung Rewako di Kabupaten menghadirkan output, outcome dan impact positif bagi Kabupaten Gowa. Pasalnya inovasi mampu menunjang pertumbuhan ekonomi daerah yang tumbuh positif 7,26 persen dan tingkat pengangguran terbuka turun 3,26 persen di 2022 yang sebelumnya di angka 4,30 pada 2021 lalu.
“Kampung Rewako ini menjadi destinasi wisata bagi masyarakat Gowa bahkan Sulawesi Selatan karena didalamnya terdapat beberapa unit usaha yang mampu mendapatkan omset hingga ratusan juta setiap bulannya, dan telah direplikasi di 26 desa dan kelurahan se-Kabupaten Gowa,” jelas Adnan.
Karena inovasi tersebut, Kampung Rewako pun lolos ke tahap kedua pada PPD 2023 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Sementara, salah satu tim penilai, Agus Salim mengatakan, PPD 2023 ini akan melalui beberapa tahap. Tahap pertama yaitu pemeriksaan dokumen inovasi dengan bobot maksimal 45 persen, tahapan kedua sesi wawancara dan presentasi dengan bobot maksimal 55 persen.
“Berdasarkan presentasinya sangat bagus karena dilengkapi mulai dengan proses, input, output, outcome dan impact sesuai dengan indikator penilaian inovasi dan beberapa masukan agar lebih baik lagi,” jelasnya.
Adapun beberapa substansi penilaian PPD yakni mulai dari aspek pencapaian pembangunan, kualitas dokumen RKPD, proses penyusunan dokumen RKPD, dan inovasi dengan indikator yang dinilai. Antara lain, perencanaan, pencapaian, dan inovasi sesuai dengan tema RKP 2023 yaitu “peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi dan inklusif dan berkelanjutan”.
