REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Perayaan Hari Jadi Gowa (HJG) Ke-705 melibatkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat hingga pemerintah. Hal ini tentunya menjadi semangat kebersamaan, serta simbol bahwa peringatan HJG bukan hanya milik pemerintah, tetapi menjadi perayaan semua pihak yang ada.
“Dalam berbagai kegiatan HJG tahun ini melibatkan masyarakat. Kami mencatat sekitar 10.000 masyarakat yang ambil bagian. Ini menunjukkan bahwa peringatan HJG telah menjadi pesta rakyat dengan partisipasi aktif seluruh elemen sesuai dengan semangat Gowa Bersama,” terang Wakil Bupati Gowa yang juga Ketua Panitia HJG Ke-705, Darmawangsyah Muin, di sela-sela Puncak HJG Ke-705, di Kawasan Museum Balla Lompoa, Senin, (17/11/2025).
Ia pun berharap, pada peringatan HJG Ke-705 menjadi momentum bagi jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja, berinovasi, dan berkontribusi nyata demi mewujudkan Gowa yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Lanjut Darmawangsyah, dalam memperingati HJG digelar berbagai kegiatan utama yang berlangsung sejak 8 hingga 15 November 2025. Adapun berbagai kegiatan dibagi dalam beberapa pilar. Antara lain, Pilar Ekologi dan Sosial melalui kegiatan penghijauan dan penanaman pohon, ziarah ke makam pahlawan. Kemudian, Pilar Budaya dan Intelektual dengan kegiatan Grand Final Pemilihan Taurungka dan Tauolona Duta Wisata Keputusan Gowa, serta Pameran Senjata Tajam Tradisional di Galeri Istana Tamalate
“Pameran ini berhasil menarik minat budayawan, akademisi, dan masyarakat umum untuk mempelajari filosofi di balik kekayaan benda pusaka Kerajaan Gowa dari masa ke masa,” katanya.
Selanjutnya, digelar seminar dan kajian sejarah dengan topik “Makna Daeng dan Gelar Adat, Gelar Kehormatan atau Gelar Bangsawan” yang dilaksanakan di Museum Balla Lompoa. Kegian ini menjadi forum penting bagi akademisi dan pemangku adat.
“Juga di gelar Orasi Bupati Goa dengan menyampaikan capaian pembangunan Kabupaten Gowa serta pemaparan pencapaian visi dan arah kebijakan pembangunan untuk tahun-tahun mendatang,” jelas Wabup Gowa.
Adapun, di tahun ini digelar Malam Pesta Rakyat, yang menjadi simbol syukur dengan berbagai kegiatan hiburan bagi seluruh masyarakat.
“Kegiatan-kegiatan yang digelar meliputi kegiatan spiritual, sosial, budaya, dan inovasi. Dimana, selain masyarakat juga melibatkan 17 SKPD lingkup pemerintah daerah, 18 kecamatan , dan puluhan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan,” jelasnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana, event organiser, serta seluruh komponen masyarakat yang telah bekerja keras dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan perayaan Hari Jadi Gowa Ke-705.
Sebelumnya, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengungkapkan, peringatan HJG ke-705 mengusung tema “Gowa Bersama, Maju dan Sejahtera”. Tema ini pun menggambarkan komitmen pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kebersamaan, meningkatkan kemajuan daerah secara inklusif, serta menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Selain itu, tema HJG tahun ini menjadi ajakan untuk terus memelihara semangat kolaborasi, inovasi, serta sinergi dalam membangun Kabupaten Gowa.
“Mari bersama-sama kita menjaga kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat cinta daerah, agar Gowa terus menjadi daerah yang maju dan sejahtera,” terangnya.
