Republiknews.co.id

Masyarakat Gowa Diminta Tidak Buang Sampah Sembarangan Tempat

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Terjadinya genangan atau banjir salah satunya disebabkan karena kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan tempat.

Dengan melihat kondisi tersebut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa tak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kesadaran untuk tidak membuang sampah di sembarangan tempat karena akan berdampak pada lingkungan. Seperti akan menimbulkan genangan-genangan akibat saluran tersumbat.

“Kita meminta untuk tidak membuang sampah khususnya pada drainase-drainase yang ada di sepanjang jalan. Karena kalau membuang sampah sembarangan terutama di saluran air,” Kepala DLH Kabupaten Gowa Azhari Azis, Sabtu (8/05/2021).

Menurutnya, seperti yang terjadi di Jalan Tumanurung, pada Jumat (7/5) kemarin akibat luapan saluran air yang tersumbat akibat sampah yang bertumpuk.

“Kami sangat meminta agar masyarakat membuang sampahnya pada tempatnya, jangan buang sampah di sembarang tempat apalagi di saluran air,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga meminta masyarakat untuk membuang sampah di jam-jam yang sudah ditentukan sesuai jadwal pengangkutan sampah. Pengangkutan sampah dilakukan tiga kali sehari yaitu pagi pukul 07.00 Wita, pukul 12.00 Wita dan pukul 17.00 Wita.

Untuk pengangkutan sampah pihaknya sudah menyiapkan 28 armada roda empat yang akan mengangkut sampah pagi dan sore hari. Kemudian pihaknya juga menyiapkan motor sampah untuk menyisir sampah-sampah yang ada di jalanan.

“Ini juga yang perlu diketahui masyarakat, agar mematuhi jam-jam buang sampah. Sehingga Kota Sungguminasa ini bisa kelihatan bersih terus. Misalnya kalau jadwal pengangkutan sampah jam 7.00 pagi, maka buang sebelum itu,” jelasnya.

Begitupun waktu pengangkutan saat siang dan sore hari, ia meminta masyarakat agar membuang sampahnya satu jam sebelum jadwal pengangkutan sampah.

“Jangan kalau kita sudah ambil sampahnya beberapa menit kemudian ada lagi yang buang sampah. Jadi akhirnya tidak pernah bersih,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, Azhari juga berharap kepada masyarakat agar memilah sampah mulai dari rumah, seperti sampah rumah tangga, organik dan anorganik, sehingga ini bisa memudahkan dan mempercepat pekerjaan para petugas pengangkut sampah di lapangan.

“Jadi bagusnya kalau dari rumah sudah ada pemilihan sampah, sehingga petugas kami tidak kewalahan dan mengambil waktu untuk memilah sampah lagi dan sampahnya tinggal di angkut,” tambahnya. (Rhany)

Exit mobile version