Menyikapi Covid 19,Ini Yang Dilakukan Perdik

  • Bagikan
Abdul Rahman, Direktur Yayasan Perdik


REPUBLIKNEWS.CO.ID,MAKASSAR, Dampak dari covid 19 hampir dirasakan oleh semua ummat manusia dimuka bumi ini. Bukan hanya dari segi kesehatan, tapi covid 19 juga berpengaruh pada sektor ekonomi. Sehingga banyak yang kehilangan pekerjaan dan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup. Yang paling merasakan dampak covid 19, mereka dari penyandang disabilitas karena berbagai faktor keterbatasan.
Namun bukan berarti, mereka hanya berpangku tangan tanpa melakukan apapun.
Abd. Rahman, Direktur Yayasan Pergerakkan Difabel Indonesia Untuk Kesetaraan (PERDIK)  menegaskan bahwa kelompok difabel sangat rentang terpapar covid 19. Karenanya pihaknya mengambil langkah-langkah pencegahan antispasi. Mulai dari mensosialisasikan protokol kesehatan dan gerakan 3 M dalam aktivitas sehari-hari. 
“sejak merebaknya corona,kita langsung melakukan sosialisasi dan kampanye, sehingga teman-teman bisa melakukan pencegahan,” ujarnya Senin (7/12/2020).  Lebih jauh, pria yang akrab disapa Gusdur menjelaskan bahwa pihaknya juga melakukan edukasi kepada kelompok difabel terkait dengan covid 19. Mereka di edukasi untuk mengenali corona, sehingga paham, apa yang jadi penyebabnya dan bagaimana mencegahnya. Sehingga merekapun patuh dalam melaksanakan protokol kesehatan. 
“Akhirnya mereka sudah terbiasa memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan yang terpenting lagi, mereka tidak panik dan bisa menjaga stamina,” tegasnya. Gusdur juga mengakui bahwa dampak ekonomi sangat dirasakan oleh kelompok difabel, apalagi banyak yang belum tersentuh bantuan baik dari pemerintah dan pihak swasta. Karenanya pihaknya melakukan penggalangan bantuan untuk difabel lansia. Yang kemudian hasilnya disalurkan di 3 kabupaten yakni, Makassar,Maros dan Gowa.  Selain itu menurut Gusdur, pihak Unhas menggandeng Perdik untuk melakukan survei  respon covid 19 di kabupaten Bulukumba,Maros dan Makassar.  Dia berharap Covid 19 segera berlalu, dan vaksin covid 19 bisa segera di gunakan dan juga bisa dinikmati kelompok difabel

  • Bagikan