0%
logo header
Minggu, 26 Juni 2022 11:56

Minta Siapkan SDM Berkualitas, BEM Uniba Balikpapan Respon Pemindahan dan Pembangunan IKN

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Balikpapan, Agung Syahrir. (Istimewa)
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Balikpapan, Agung Syahrir. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BALIKPAPAN — Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Balikpapan terpilih, Agung Syahrir mengatakan kehadiran Ibu Kota Nusantara menjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat. Baginya adanya IKN, sudah saatnya semua elemen harus mempersiapkan diri. Terutama dari segi kualitas SDM.

Agung Syahrir mengatakan Balikpapan merupakan central dari IKN. Tentunya, masyarakat nya sudah semestinya mempersiapkan diri. Jangan sampai hanya menjadi penonton di rumah sendiri.

“IKN ini bisa menjadi berkah atau musibah, jikalau kita tidak responsif terhadap progres pembangunan. Hanya saja, kita juga tetap harus menunggu. Karena kita ketahui sendiri, fisik IKN sampai sekarang bisa dikatakan belum ada, jangan sampai ini akan menjadi proyek gagal,” kata Agung Syahrir, Minggu (26/06/2022).

Baca Juga : Dinas PPR Kota Balikpapan Dukung Program Pemerintah Untuk IKN

Memang adanya IKN, kata dia memberikan keuntungan. Terutama dalam hal terbukanya lapangan pekerjaan baik warga lokal maupun lulusan yang ada di Kaltim. Disisi lain, kehadiran IKN juga dapat meningkatkan atau menumbuhkan perekonomian di Balikpapan.

”Harapan saya dengan IKN ini, semoga pembangunan segera terlaksana dan bukan hanya sekadar kunjungan saja yang terus dilakukan. Tapi harus ada aktualisasi yang dilakukan. Saya harap juga, IKN dapat melakukan pemerataan ekonomi, pendidikan maupun infrastruktur,” harapnya.

Termasuk di Uniba, kata dia juga akan terus menerus meningkatkan kualitas SDM para mahasiswa. Melalui program kerja yang dilaksanakan BEM.

Baca Juga : Penyangga IKN, Walikota Rahmad Mas’ud: Peluang Besar Berinvestasi di Kota Balikpapan

”Persaingan ketika lulus nanti, tidak hanya dengan kampus di Kaltim tapi juga di luar Kaltim. Makanya kualitas SDM juga harus ditingkatkan,” ujarnya.

Pun ke masyarakat, ia mengatakan juga akan memberikan satu program agar masyarakat siap dalam menghadapi IKN. Ya program membangun perpustakaan desa atau rumah belajar akan dilakukan ke daerah terpencil. Ini adalah salah satu langkah untuk meningkatkan pendidikan yang ada di Indonesia khususnya di Balikpapan.

Pun mencoba bekerja sama dengan beberapa teman-teman literasi jalanan yang ada di Balikpapan guna meningkatkan pendidikan yang ada di Balikpapan.

Baca Juga : IKN, Peluang Investor Bidang Olahraga Untuk Berinvestasi

”Karena kita ketahui sendiri pendidikan itu bukan hanya formal tapi juga ada non formal, yang mana kita bisa belajar di luar sekolah. Nah jika kualitas pendidikan meningkat, tentu kualitas SDM menghadapi IKN juga sudah siap,” terangnya. (*)

Penulis : Fathir
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646