Republiknews.co.id

Miris! Seorang Nenek di Ponre Kabupaten Bone Tinggal di Gubuk Tanpa Listrik

Kapospol Bakungnge Aipda Andi Tawakkal, mengunjungi rumah Nenek Sitti, Jumat (13/11/2020).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONE – Sekitar 10 % penduduk miskin di Sulawesi Selatan  berada di Kabupaten Bone. Dan hingga saat ini masih banyak yang luput dari perhatian pemerintah daerah, data Bappeda Kabupaten Bone mencatat penduduk miskin di Bone mencapai 76.250 jiwa.

Kamis (12/11/2020) malam, seorang nenek terlihat kecapean duduk di Pinggir Jalan di Dusun Cinnongnge, Desa Mappesangka, Kecamatan ponre, Kabupaten Bone. Melihat nenek tersebut, seorang warga bernama Ela menghampiri. Saat ditanta ia belum makan, ia juga takut pulang karena sudah gelap, Ela pun berinisitaif mengantar nenek tua itu pulang dan sekaligus memberi makan.

Melalui sambungan telepon selulernya, Ela bercerita, ia terkejut melihat kondisi rumah nenek tua itu yang tidak layak huni dan tanpa aliran listrik.

“Setelah saya duduk dan berdiskusi dengan nenek itu, namanya Sitti, dia menceritakan kalau setiap harinya memulung, dan saya lihat kondisi rumahnya sangat tidak layak huni, ditambah lagi tidak ada aliran listrik,” ungkap Ela.

Pada keesokan harinya, Jum’at (13/11/2020), republiknews.co.id bersama Kapospol Bakungnge Aipda Andi Tawakkal, menyambangi kediaman nenek Sitti. Tak ada seorang pun di kediamannya. Menurut keterangan tetangga, nenek Sitti hidup seorang diri,dan sedang keluar memulung.

Kepala Dusun Bentengnge Desa Turu, Adae Usman, menerangkan bahwa terkait masalah bantuan Nenehk Sitti tidak dapat.

“Kalau bantuan pemerintah ndi, beliau (Nenek Sitti) tidak dapat karena KTP dan KK nya beralamat di Desa Samaenre masih masuk di KK mertuanya, kalau kami masukkan ke bantuan pemerintah maka kami melanggar, tapi kalau untuk bantuan pribadi kami sering kumpul-kumpul untuk bantu beliau, apalagi suami beliau sudah meninggal satu tahun yang lalu,” terangnya. (Abdul Muhaimin)

Exit mobile version