REPUBLIKNEWS.CO.ID,MAKASSAR — Untuk merealisasikan dalam modernisasi kontruksi Rumah Potong Hewan Tamangappa Pemerintah Provinsi Sulsel menggelontorkan anggaran Rp8,5 milliar dari APBD.
Modernisasi RPH Tamangapa dilakukan untuk meningkatkan kualitas daging hasil pemotongan, karena diharapkan tempat pemotongan akan steril dan lebih hiegenis lantaran tidak bercampur dengan kotoran atau isi perut sapi. Selain itu, setelah dimodernisasi, kapasitas potong ternak bisa ditingkatkan hingga 70 ekor sampai 100 hewan permalamnya.
“Perlu kami sampaikan bahwa pada pembangunan RPH ini sifatnya multiar 3 tahun mulai tahun ini 2020 dengan Anggaran kurang lebih 8,5” kata Kepala Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Susel, Abdul Azis di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan seusai melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
“Untuk anggaran APBN seharusnya 3,5 tapi karena Covid-19, kita pakai 1,5,” tambahnya.
Tapi terlepas dari pada itu, Azis menuturkan Pemprov Sulsel antara Pemerintah Kota Makassar juga melakukan kerja sama untuk meningkatkan sumber daya manusia.
“Yang ada karena jagal-jagal itu kita akan latih bagaimana sistem pemotongan yang sesuai dengan yang higienis dan bersertifikat halal , jadi kami melibatkan, termasuk MUI nantinya untuk kita libatkan pelatihan jagal-jagal,”ujarnya.
Lebih jauh ia menjelaskan Kepala Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Susel, Abdul Azis mengatakan Pembangunan RPH ini adalah kerja sama antara dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota.
Sementara, Wakil Gubernur Sulsel
Wagub Sulsel berharap, “untuk (pembangunan) tahap kedua (2021), nanti second priority (prioritas kedua) dibangun, prioritas ini untuk lebih dikomplitkan tahun ini,” bebernya.
Ia pun berharap, sebelum pemanfaatan bangunan jika bulan Oktober selesai dikerjakan, adanya aturan untuk penjual daging yang akan masuk di RPH. Hal itu dilakukan agar, masyarakat mentaati dan menjaga kualitas sesuai yang diharapkan.
“Perwali (dibuat), baru kita bikin sosialisasi Perwali. Baru kita buka pendaftaran yang ingin masuk ke dalam,” imbuhnya.
Diketahui, tahap pembangunan RPH milik Pemprov yang di Tamangappa telah mencapai 55 persen. (Thamzil)
