REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONE — Pagi itu (Kamis, 11/02/2021) suasana Desa Mallari cukup cerah. Nurfajriani Syahwa Murid kelas V MIN 02 Bone bersiap menyelesaikan tugas dari Guru Sekolahnya melalui Smart Phone milik Ibunya.
Sejak Pandemi Covid-19 melanda di hampir semua benua, proses belajar-mengajar (Tatap Muka) di seluruh Sekolah ditiadakan.
Namun menurut Nurfajriani Syahwa, masa pandemi Covid-19 tidak ingin dijadikan alasan untuk meraih prestasi.
Baca Juga : Dukung Komitmen Presiden RI Hapus Kemiskinan Ekstrem, Bupati Gowa: Searah Kebijakan Daerah
Hal tersebut dibuktikannya murid kelas V MIN 02 Bone itu dengan menyabet juara dua tingkat Nasional diajang lomba Pildacil yang diselenggarakan ‘Genius Olympiad’ .
Saat ditemui dikediamanya, Nurfajriani, Anak ke 4 dari pasangan Sugiati-Junaidi itu, mengaku senang dengan prestasi yang ia raih. Pasalnya, selain mengharumkan nama Sekolah, Daerahnya (Bone) tentu kedua Orang tua serta Guru dan teman-temannya.
Kata Jian, sapaan akrabnya, jika ingin terpaku dengan keadaan (Pandemi Covid-19), tentu Asa tidak akan tercapai. Sebab menurutnya, tidak ada manusia yang mengetahui kapan berakhirnya Pandemi Covid-19. Olehnya itu, Jian meyakini, Pandemi Covid-19 bukanlah halangan untuk meraih prestasi jika mempunyai tekad kuat.
Baca Juga : Nasabah PNM Mekaar di Gowa Dibekali Literasi dan Digitalisasi Keuangan
“Insya Allah kalau tekad kita sudah bulat, pasti Allah akan memberikan mukjizat’nya, tapi disertai dengan belajar, berdoa, tohkalau kita patuhi Prokes Kesehatan dari Pemerintah Insya Allah Covid-19 bukan halangan, dan saya yakin, teman-teman di luaran sana yang ingin berprestasi tidak akan mengeluh dengan halangan (Covid-19), buktinya banyak peserta yang ikut berkompetisi dikegiatan lomba yang diselenggarakan Genius Olympiad,” ungkapnya.
Sebelumnya, Jian sukses meraih juara ditingkat Kabupaten dihari Amal Bakti dengan Kategori lomba yang sama (Pildacil), kata Sugiati, orang tua Jian.
Lanjut dikatakannya, bahwa jian sama seperti anak lainnya, yang suka bermain namun getol saat belajar.
Baca Juga : Warga Gowa Diminta Waspadai Curah Hujan Tinggi
“Tentunya bahagia, kesehariannya sama seperti anak-anak yang lainnya, namun jian itu getol, berambisi saat sedang belajar, anaknya juga kuat jadi dia tidak gampang mengeluh, rasa keingin tahuannya sangat tinggi dan berbagi kesenian dia pelajari. Capaiannya ini tidak akan ada tanpa campur tangan dari Gurunya, olehnya itu selaku orang tua sangat berterimah kasih kepada Guru-Guru di MIN 02 Bone, semoga bisa jadi anak yang membanggakan,” harapnya.
Dikutip dari Situs ‘Genius Olympiad’, lomba yang diikuti Nurfajriani Syahwa, diikuti ratusan peserta dari berbagai Provinsi di Indonesia. (*)
