Nurfadillah, Relawan Dari Warung Nasi Hingga Vaksin Massal

  • Bagikan
Nurfadillah relawan covid 19


REPUBLIKNEWS.CO.ID,MAKASSAR– Pandemi corona Covid-19 yang terjadi di Indonesia sudah memasuki tahun kedua,meski demikikan masih banyak masyarakat yang mengetahui akan bahaya covid 19. Termasuk masih banyaknya masyarakat yang tidak mau divaksin dengan berbagai alasan. Inipula yang mendorong Nurfadillah bersama teman-temannya melakukan kampanye gerakan vaksin covid 19.
Bersama relawan lainnya saling bergotong-royong, saling membantu mereka yang terdampak lewat cara mereka masing-masing. Fadillah menuturkan awal mulanya menjadi relawan kemanusian, terutama saat covid 19.

“Sebelumnya, saya pernah kerja disebuah yayasan amal sebagai staf di sana banyak juga merekrut relawan untuk membantu orang-orang yang kurang mampu atau terkena musibah,” ungkap Nufadillah, relawan Satgas Covid-19.

Di tempat awalnya bekerja, perempuan asal Makassar, Sulawesi Selatan ini, pun ikut terlibat dalam membantu masyarakat dengan turun ke lapangan. Di masa pandemi Covid-19, Nufadillah turut tergerak hatinya untuk membantu masyarkat dengan menjadi relawan menjadi contoh bagi teman-temannya.

“Saya sebagai relawan pendamping dapur nasi murah Kota Makassar. Tugas membentuk kelompok warga berjumlah empat orang yang terkena dampak Covid dengan membuka wirausaha berjualan nasi murah untuk masyarakat sekitar dan dana bantuannya dari Satgas Pusat,” ucap perempuan 29 tahun ini.

Bersama dua anggota tim relawan, Nufadillah mencari warga yang terkena dampak Covid-19 untuk membuka usaha jualan makanan. Selain itu, ia membentuk empat anggota masyarakat, terutama tetangga yang tak bekerja.

“Mereka saling membantu membuka warung dipinggir jalan dan menjual nasi kuning dengan modal dari Satgas Covid. Selama sebulan kami memantau kegiatan mereka sampai mereka bisa mandiri berjualan sampai sekarang,” kata Nurfadillah.

Selain mendampingi dapur makan, perempuan berhijab ini juga diberi kesempatan untuk masuk ke berbagai lini, seperti membantu Dinas Kesehatan melakukan swab massal dengan menerapkan protokol kesehatan. Pengalaman tersebut suatu tantangan sebagai relawan. “Saat melakukan pendampingan swab massal di salah satu pulau yang ada dekat Makassar, waktu pulang ombak sangat kencang,” kenangnya. Saat inipun dia pro aktif mendorong masyarakat untuk ikut vaksin covid 19. Dengan melakukan kampanye dan sosialisasi di media sosial. Juga melakukan pendekatan kepada kelompok masyarakat dan komunitas.

  • Bagikan