Oknum Pejabat Palopo Diduga Jual Tanah Pemakaman

  • Bagikan
Pembahasan KUA PPAS APBD 2022 di Kantor DPRD Palopo, Rabu (4/8/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PALOPO – Salah satu lahan yang masuk dalam kawasan permakaman di Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, terjual.

Lahan tersebut diduga dijual oleh oknum pajabat Kelurahan.

Hal tersebut terungkap dalam pembahasan KUA PPAS APBD 2022 di Kantor DPRD Palopo, Rabu (04/08/2021).

Wakil ketua II DPRD Palopo, Irvan Majid ST yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Dirinya mempertanyakan adanya permasalahan tersebut kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo.

Penyampaian masalah ini dilakukan atas dasar pengaduan warga setempat yang ia terima.

“Beberapa hari lalu saya menerima aduan warga setempat terkait adanya dugaan penjualan lahan pemakaman yang dilakukan salah seorang Lurah di Kota Palopo,” kata Irvan, Kamis (05/08/2021) sat ditemui republiknews.co.id.

Melalui kesempatan itu, politisi Demokrat ini meminta kepada pihak Pemkot memastikan dugaan masalah tersebut. Apalagi diduga dilakukan seorang pejabat.

“Yang kita mau pastikan disini apakah lahan pemakaman ini merupakan milik pribadi seseorang atau milik Pemkot,” katanya.

Selain itu, ia juga menyinggung adanya dugaan kendaraan dinas yang dikuasai oknum bersangkutan. Dan bahkan motor dinas itu diduga sudah tidak ada lagi.

Bahkan, Irvan meminta agar Lurah tersebut dievaluasi. “Dia sudah melakukan penyalahgunaan wewenang. Kami minta Pemkot mengevaluasi Lurah tersebut,” tandas Irvan.

Asisten I Pemkot Palopo, Andi Bakhtiar mengatakan bahwa pihaknya sudah mengecek permasalahan tersebut. Bahkan dirinya akan membawa masalah ini dirapatkan bersama pihak kecamatan.

“Kalau lahan pemakaman ini memang belum memiliki dokumen. Tapi meskipun begitu kami akan menindaklanjuti masukan ini,” katanya. (*)

  • Bagikan