REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Sampai Saat ini, Gubernur Sulsel Prof. Nurdin Abdullah, belum melantik pejabat Eselon III dan IV yang dilebur dinasnya sejak dilakukannya restrukturisasi pada hari, Rabu (08/01/2020) lalu, di Baruga Karaeng Pattingalloang Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai tangka makassar.
Akibatnya, penjabat eselon III dan IV di Pemprov Sulsel yang dilebur dinasnya hingga kini masih belum bisa melakukan apa-apa.
Nurdin menjelaskan restrukturisasi OPD, baik itu pejabat Eselon II (Kepala OPD), Eselon III dan IV, dilingkup pemprov sulsel tidak ingin mengikuti provinsi lain yang melakukan restrukturisasi secara serentak untuk semua OPD yang dilebur.
Restrukturisasi itu sendiri merupakan amanah sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah.
Khusus di Pemerinta Provinsi Sulsel, NA mengatakan Restrukturisasi akan dilakukan secara bertahap atau sesuai kebutuhan.
“Kau lihat daerah lain langsung 500. kalau kita itu sesuai dengan kebutuhan” kata Gubernur Sulsel, seusai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Tahun 2020 PT. Bank Sulselbar, di Hotel Claro Makassar, Pada Jumat (17/01/2020).
Khusus pejabat eselon III dan IV yang dilebur dinasnya kata Gubernur, pekan depan paling lambat akan melakukan pelantikan kepada eselon tersebut.
“Eselon 3 sementara pokonya minggu depan paling paling lambat kok,” katanya
Sementara itu, khususnya pejabat eselon II yang masih berstatus Plt secepatnya akan dilakukan job-fit.
“Eselon dua kan mau fit 9, 9 kita mau fit,” ujarnya.
Sekedar diketahui, jabatan eselon II yang masih kosong. Di antaranya, Dinas Kehutanan, Dinas Pendidikan, Biro Organisasi dan Tatalaksana, Kesatuan Bangsa dan Politik, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Biro Umum, Sekertaris Dewan, Badan Pengelola Keuangan Daerah, serta Dinas Kesehatan Sulsel. (Thamzil)
